Banjir Karangligar, Rumah Panggung Program KDM Tetap Aman
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Sen, 8 Des 2025

Jabarin.id – Sejumlah media melaporkan banjir yang kembali merendam Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, memperlihatkan perbedaan mencolok antara rumah warga yang terdampak genangan dan rumah panggung yang dibangun melalui program Dedi Mulyadi (KDM).
Informasi tersebut juga ramai dibagikan di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram ckpinfo. Dalam unggahan yang beredar, terlihat ratusan rumah warga terendam banjir, sementara rumah panggung tetap berdiri aman tanpa tersentuh air.
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet meluap. Dampaknya, sekitar 316 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik, mengganggu aktivitas masyarakat dan memaksa sebagian warga mengungsi.
Di tengah kondisi tersebut, perhatian publik tertuju pada pembangunan rumah panggung di Dusun Kampek, Desa Karangligar. Program hunian tahan banjir yang digagas Dedi Mulyadi itu saat ini tengah membangun 24 unit rumah panggung bagi warga terdampak.
Rumah panggung tersebut dirancang dengan ketinggian sekitar 2,5 hingga 3 meter dari permukaan tanah. Dokumentasi yang dibagikan sejumlah media dan akun informasi lokal memperlihatkan rumah panggung tetap aman saat rumah di sekitarnya terendam banjir.
Fenomena ini dinilai menunjukkan efektivitas konsep rumah panggung sebagai solusi hunian di wilayah rawan banjir. Saat banjir datang hampir setiap tahun, rumah panggung dinilai mampu menjadi bentuk adaptasi jangka panjang bagi masyarakat Karangligar.
Warga berharap pembangunan rumah panggung dapat diperluas agar lebih banyak keluarga memperoleh hunian aman dan layak, sehingga dampak banjir tahunan tidak lagi berulang dengan risiko yang sama.







