Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Stok Pangan Jabar Melimpah, Ramadan-Lebaran Dipastikan Aman

Stok Pangan Jabar Melimpah, Ramadan-Lebaran Dipastikan Aman

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026

Jabarin – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan pasokan sejumlah komoditas pangan utama aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Sejumlah bahan pokok bahkan diprediksi surplus dalam periode Februari hingga April 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat, Linda Al Amin, menyebut ketersediaan beras dalam tiga bulan ke depan mencapai 3,1 juta ton, sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan hanya sekitar 1,5 juta ton. Artinya, Jawa Barat memiliki surplus beras yang cukup besar untuk menopang kebutuhan selama bulan puasa hingga Lebaran.

Kondisi serupa terjadi pada komoditas jagung. Kebutuhan jagung diperkirakan 325.471 ton, sedangkan ketersediaannya mencapai 493.153 ton.

Untuk kebutuhan protein hewani, Linda memastikan pasokan daging sapi dan kerbau juga aman. Dalam tiga bulan ke depan, ketersediaannya tercatat 60.448 ton, jauh di atas kebutuhan yang diperkirakan 39.815 ton.

Daging ayam pun tidak menjadi masalah. “Daging ayam surplus. Ketersediaannya mencapai 392.609 ton, sementara kebutuhannya sekitar 211.051 ton,” ujar Linda, Jumat (6/2/2026).

Komoditas yang kerap memicu gejolak harga saat Ramadan, seperti cabai rawit, juga dipastikan mencukupi. Ketersediaannya mencapai 55.688 ton, sementara kebutuhannya diperkirakan 35.483 ton.

Linda menambahkan, prediksi surplus ini sejalan dengan kondisi neraca pangan pada Januari 2026 yang menunjukkan surplus pada 12 komoditas utama, di antaranya beras, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging ayam, dan daging sapi.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, Pemprov Jabar akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 27 kabupaten/kota. Program ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan hingga Idulfitri.

expand_less