Dedi Mulyadi Dorong Transparansi Anggaran dan Perbaikan Infrastruktur Saat Safari Ramadan di Bekasi
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Sen, 23 Feb 2026

Jabarin – Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya transparansi anggaran, perbaikan infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan dalam Safari Ramadan di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (20/2/2026) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu, Dedi menyampaikan bahwa kepemimpinan adalah bentuk pengabdian yang harus memberi kemudahan bagi masyarakat. Ia menyoroti perlunya belanja anggaran yang lebih efektif untuk menjawab kebutuhan dasar warga.
“Tugas penyelenggara negara itu membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang,” ujarnya.
Menurut Dedi, pengelolaan dana publik harus dilakukan secara proporsional dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Ia mengibaratkan penyelenggara negara sebagai amilin atau pengelola amanah yang tidak boleh mengambil porsi berlebihan dari anggaran.
“Kalau terlalu besar diambil untuk belanja internal, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat,” katanya.
Ia juga mengkritisi masih adanya sekolah dasar dengan kondisi rusak serta keterbatasan fasilitas pendidikan dan infrastruktur di sejumlah wilayah. Karena itu, ia mendorong kepala daerah membuka informasi anggaran secara transparan kepada publik.
“Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian. Rakyat harus tahu,” ujarnya.
Selain tata kelola anggaran, Dedi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Ia mencontohkan pembangunan tak terkendali di wilayah hulu yang dapat berdampak banjir di wilayah hilir seperti Bekasi.
“Kalau wilayah pegunungan dibangun tanpa kendali, airnya turun ke bawah. Kalau sungainya dangkal dan penuh sampah, banjir tidak bisa dihindari,” katanya.
Safari Ramadan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu turut dihadiri Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Ia menyebut Tambun Selatan sebagai kawasan padat penduduk yang membutuhkan perhatian serius dalam pelayanan publik. Desa Sumberjaya dihuni sekitar 120 ribu jiwa, sementara Kecamatan Tambun Selatan mencapai sekitar 700 ribu jiwa.
Asep menyampaikan apresiasi atas kehadiran gubernur yang dinilai menjadi momentum menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan pergeseran anggaran untuk percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
“Insya Allah jalan-jalan yang jelek akan dibangun. Kita sedang menunggu pergeseran anggaran agar pelaksanaannya segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif dan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah provinsi dan masyarakat Kabupaten Bekasi.







