Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Beranda » Headline » Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Sosok Pemimpin Berintegritas

Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Sosok Pemimpin Berintegritas

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025

Jabarin.id – Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin, meninggal dunia pada Jumat, 14 November 2025, sekitar pukul 00.29 WIB di Bandung. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh manajemen Bank BJB yang menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian pemimpin yang dikenal berdedikasi tinggi tersebut.

Yusuf Saadudin wafat pada usia 52 tahun. Ia resmi menjabat sebagai Direktur Utama sejak April 2025 setelah sebelumnya mengisi posisi Pelaksana Tugas sejak Maret 2025. Sepanjang kariernya, Yusuf dikenal sebagai sosok profesional yang berperan besar dalam transformasi dan modernisasi layanan Bank BJB.

Manajemen Bank BJB menyebut Yusuf sebagai pemimpin yang memiliki integritas, komitmen kuat terhadap tata kelola, dan memberi dampak positif dalam berbagai program pengembangan bank. Dalam beberapa bulan terakhir, Yusuf terlibat aktif mempercepat digitalisasi, penguatan ritel, hingga stabilisasi kinerja bank di tengah penataan struktur kepemimpinan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menyampaikan duka cita mendalam. Dalam unggahan Instagram pribadinya pada Jumat pagi, Dedi mengenang Yusuf sebagai pribadi yang jujur, penuh dedikasi, dan loyal terhadap pekerjaannya.

“Beliau pemimpin yang memiliki dedikasi yang sangat kuat. Loyal terhadap pekerjaan, dan jujur dalam melaksanakan tugas. Semoga almarhum meninggal dalam keadaan bahagia,” kenangnya.

Dedi juga menyinggung bahwa sebelum wafat, Yusuf masih menyempatkan diri membantu menyelesaikan kasus kredit seorang warga Karawang. Baginya, tindakan itu mencerminkan karakter almarhum sebagai pemimpin yang bukan hanya memikirkan perusahaan, tetapi juga nasib masyarakat.

Sepanjang masa hidupnya, Yusuf dikenal fokus membangun Bank BJB sebagai pilar ekonomi Jawa Barat. Riwayat pendidikannya meliputi Sarjana Akuntansi Universitas Padjadjaran (1999) dan Magister Hukum Ekonomi & Bisnis dari kampus yang sama pada 2015. Dalam perjalanan kariernya di BJB, ia menempati berbagai posisi strategis, mulai dari divisi kredit hingga akhirnya menduduki kursi direktur utama.

Saat ini Bank BJB memastikan seluruh proses bisnis tetap berjalan normal dan tata kelola perusahaan berjalan sesuai standar. Dewan komisaris dijadwalkan menyiapkan pengganti sementara untuk menjaga stabilitas operasional perusahaan.

Kepergian Yusuf Saadudin meninggalkan duka bagi dunia perbankan daerah, sekaligus meninggalkan jejak kepemimpinan yang dihargai banyak pihak.

expand_less