Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Beranda » Headline » KDM Temui Ibu Rumah Tangga di Karawang yang Jadi Tahanan Kota Gara-gara Kredit Mobil

KDM Temui Ibu Rumah Tangga di Karawang yang Jadi Tahanan Kota Gara-gara Kredit Mobil

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025

Jabarin.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Karawang bernama Neni, yang kini berstatus sebagai tahanan kota akibat kasus kredit mobil.

Dalam sebuah video yang dilihat dari unggahanya di Instagram, Dedi tampak berbincang langsung dengan Neni dan suaminya untuk mendengar penjelasan terkait perkara yang tengah dihadapi keluarga tersebut.

“Ini saya sudah bersama keluarga Ibu Neni. Ibu Neni ini dalam tahanan kota dan dia berperkara di kepolisian, kemudian di kejaksaan, sekarang di pengadilan karena suaminya dulu,” ujar Dedi dalam pertemuan itu, dikutip Minggu (9/11/2025).

Kasus ini bermula dari pembelian mobil Xenia senilai Rp117 juta yang dikredit oleh suami Neni di sebuah perusahaan pembiayaan. Mobil tersebut sempat digunakan dalam tindak kejahatan dan ditahan hampir setahun.

Beberapa waktu kemudian, suami Neni menggadaikan mobil itu senilai Rp37 juta. Karena mobil tersebut belum lunas cicilan dan sudah menunggak setahun, Neni ikut terseret dalam proses hukum.

“Yang pada akhirnya ibu ini menjadi pihak yang bersalah karena dianggap menggadai mobil yang masih dalam proses cicilan, belum lunas, bahkan sudah setahun tidak dicicil,” ucap Dedi.

Neni sempat mendekam di tahanan selama sepekan sebelum kemudian berstatus sebagai tahanan kota. Dedi menyebut, pihaknya akan mengawal agar kasus ini bisa diselesaikan dengan pendekatan restorative justice.

“Semoga bisa diselesaikan, Insya Allah nanti ada restorative justice. Ini ibunya tidak bersalah, yang salah bapaknya,” kata Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta itu menegaskan, pendekatan restorative justice harus diberikan bagi pelaku tindak pidana ringan yang terjerat hukum karena keterpaksaan atau ketidaktahuan.

“Misalnya terpaksa mencuri ayam karena istrinya butuh ongkos ke rumah sakit. Nah, yang seperti itu yang menjadi fokus kita,” ujarnya.

expand_less