KDM Wajibkan Pemda Jabar Umumkan Anggaran dan Kinerja Lewat Media Sosial
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026

Jabarin – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh pemerintah daerah mempublikasikan anggaran belanja dan capaian kinerja secara terbuka kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan gubernur melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya pada Senin (5/1/2026).
Surat edaran itu ditujukan kepada para bupati dan wali kota, camat, serta kepala desa dan lurah di seluruh wilayah Jawa Barat. Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan, mulai dari provinsi, kabupaten dan kota, hingga desa dan kelurahan, harus diumumkan kepada publik.
Menurutnya, publikasi anggaran dan kinerja dilakukan melalui berbagai platform media sosial, seperti YouTube, Facebook, Instagram, serta jaringan media sosial lainnya agar dapat diakses secara luas oleh masyarakat.
Selain anggaran, pemerintah daerah juga diwajibkan menyampaikan capaian kinerja pekerjaan setiap bulan. Langkah ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengetahui pekerjaan yang dilakukan pemerintah sekaligus menilai langsung kinerja aparatur di setiap tingkatan pemerintahan.
Dedi menegaskan bahwa seluruh anggaran yang dikelola pemerintah bersumber dari pajak rakyat, mulai dari masyarakat umum, buruh, karyawan, aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri, hingga pelaku usaha dari skala UMKM sampai pengusaha besar.
“Uang yang kita kelola adalah uang rakyat,” ujar Dedi dalam video tersebut.
Karena itu, ia menilai transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan terbuka. Pemanfaatan media sosial disebut sebagai sarana untuk menjelaskan berbagai kebijakan serta penggunaan anggaran kepada masyarakat.
Dedi berharap kebijakan ini menjadi langkah konkret dalam membangun pemerintahan yang transparan sekaligus memperkuat kepercayaan publik, sejalan dengan upaya mewujudkan Jawa Barat yang istimewa.







