Pengangguran di Bekasi Masih Tinggi Meski Dijuluki Kota Industri
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025

Jabarin.id – Kota Bekasi dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, terdapat lebih dari 1.100 unit industri di wilayah ini, termasuk 470 perusahaan manufaktur skala menengah dan besar.
Namun, di tengah banyaknya aktivitas industri, angka pengangguran di Kota Bekasi masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, tercatat 105.565 warga Kota Bekasi masih belum memiliki pekerjaan.
Kepala Bidang Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi, Tri Kartikaningsih, mengatakan bahwa jumlah penduduk usia kerja di Kota Bekasi mencapai 2,05 juta jiwa, dengan 1,35 juta orang masuk kategori angkatan kerja. Dari jumlah tersebut, 1,24 juta warga telah bekerja, sementara sisanya masih mencari pekerjaan.
“Jumlah pengangguran di Kota Bekasi saat ini mencapai 105 ribu orang. Ini menjadi perhatian kami untuk terus menekan angka tersebut,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota Bekasi berupaya menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja. Namun, fakta bahwa industri di kota ini belum sepenuhnya mampu menyerap tenaga kerja lokal menjadi tantangan tersendiri.
Pakar ketenagakerjaan menilai, ketidaksesuaian antara keahlian tenaga kerja dan kebutuhan industri (mismatch skill) menjadi faktor utama yang menghambat penyerapan tenaga kerja. Selain itu, banyak perusahaan di kawasan industri Bekasi juga merekrut pekerja dari luar daerah.







