Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Seluruh Aset Pemprov Jabar Akan Dievaluasi, Ini Tujuannya

Seluruh Aset Pemprov Jabar Akan Dievaluasi, Ini Tujuannya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026

Jabarin – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan membentuk tim khusus untuk mengevaluasi pemanfaatan seluruh aset daerah. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Jabar, Norman Nugraha, mengatakan evaluasi akan mencakup seluruh aset Pemprov Jabar, baik yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga maupun yang disewakan.

Penilaian tidak hanya menyasar besaran nilai sewa, tetapi juga kesesuaian peruntukan aset dan potensi pemanfaatan yang lebih produktif ke depan.

“Intinya untuk optimalisasi pendapatan kami juga,” ujar Norman saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Ia mengungkapkan, setidaknya ada empat aset Pemprov Jabar dengan luasan signifikan yang saat ini telah disewakan kepada pihak ketiga. Di antaranya lahan di kawasan Gasibu, Jalan Diponegoro, Bandung yang telah berdiri Hotel Pullman dan Ibis; lapangan golf dan Hotel Bandung Giri Gahana di Sumedang; lapangan golf Arcamanik; serta Pondok Seni Pangandaran.

Menurut Norman, hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar apakah skema pemanfaatan aset tersebut perlu disesuaikan agar lebih menguntungkan daerah.

Selain itu, Pemprov Jabar juga membuka kemungkinan memanfaatkan aset lahan yang selama ini belum terpakai untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Opsi ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami masih memetakan mana saja aset yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan tersebut tanpa mengganggu fungsi utama aset daerah,” katanya.

Dengan evaluasi ini, Pemprov Jabar berharap pengelolaan aset tidak hanya sekadar administratif, tetapi benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan PAD sekaligus manfaat publik.

expand_less