UMK Jawa Barat 2026 Segera Diumumkan, Buruh Tuntut Kenaikan 10,5 Persen
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Rab, 12 Nov 2025

Jabarin.id – Pemerintah akan segera mengumumkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk 2026, termasuk di Jawa Barat paling lambat pada akhir November 2025. Kalangan buruh menuntut kenaikan sebesar 10,5 persen dari UMK tahun ini.
Perlu diketahui, istilah Upah Minimum Regional (UMR) sudah tidak digunakan lagi. Kini yang berlaku adalah UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota), di mana besaran upah berbeda di tiap daerah tergantung pada biaya hidup dan kondisi ekonomi.
Tahun 2025, Kota Bekasi masih menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Indonesia, yaitu Rp5.690.752, naik 6,5 persen dari tahun sebelumnya. Jika usulan kenaikan 10,5 persen terealisasi, maka UMK Kota Bekasi akan meningkat menjadi Rp6.288.538 atau naik sekitar Rp597 ribu.
Berikut perkiraan daftar UMK di Jawa Barat tahun 2026 apabila kenaikan 10,5 persen disetujui:
1. Kota Bekasi – Rp6.288.538
2. Kabupaten Karawang – Rp6.186.551
3. Kabupaten Bekasi – Rp6.143.664
4. Kabupaten Purwakarta – Rp5.295.430
5. Kabupaten Subang – Rp3.877.534
6. Kota Depok – Rp5.741.787
7. Kota Bogor – Rp5.664.321
8. Kabupaten Bogor – Rp5.389.308
9. Kabupaten Sukabumi – Rp3.982.950
10. Kabupaten Cianjur – Rp3.430.371
11. Kota Sukabumi – Rp3.336.589
12. Kota Bandung – Rp4.954.599
13. Kota Cimahi – Rp4.270.378
14. Kabupaten Bandung Barat – Rp4.128.592
15. Kabupaten Sumedang – Rp4.123.958
16. Kabupaten Bandung – Rp4.152.305
17. Kabupaten Indramayu – Rp3.087.656
18. Kota Cirebon – Rp2.981.950
19. Kabupaten Cirebon – Rp2.962.934
20. Kabupaten Majalengka – Rp2.657.119
21. Kabupaten Kuningan – Rp2.442.517
22. Kota Tasikmalaya – Rp3.096.170
23. Kabupaten Tasikmalaya – Rp2.983.492
24. Kabupaten Garut – Rp2.573.554
25. Kabupaten Ciamis – Rp2.459.930
26. Kabupaten Pangandaran – Rp2.455.501
27. Kota Banjar – Rp2.436.751
Kenaikan UMK diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi dan mendukung kesejahteraan pekerja di Jawa Barat.







