Warga Rumpin Apresiasi Kinerja Polres Bogor dan Kebijakan Pemprov Jabar, Arus Nataru Dinilai Kondusif
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026

Jabarin – Warga Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Resor Bogor dalam mengawal kelancaran lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kondisi arus kendaraan dinilai relatif lancar dan terkendali, tanpa adanya laporan kecelakaan yang terdengar di tengah masyarakat selama masa libur.
Salah satu warga Rumpin, Ripan, mengatakan situasi lalu lintas di wilayahnya selama libur Nataru berlangsung tertib, meski mobilitas masyarakat meningkat. Menurutnya, kehadiran petugas kepolisian di sejumlah titik rawan kemacetan cukup membantu menjaga kelancaran arus kendaraan.
“Selama Nataru kemarin arus lalu lintas terasa lebih tertib dan lancar. Kami juga tidak mendengar adanya kabar kecelakaan di wilayah ini,” ujar Ripan, Selasa (10/1).
Ripan secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Bogor yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Rizki Guntama Ganda Permana, yang dinilai sigap dalam melakukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan di lapangan selama periode libur panjang.
Selain peran kepolisian, warga juga menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut berkontribusi terhadap kelancaran arus lalu lintas. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menetapkan kebijakan peliburan angkutan kota pada periode tertentu selama libur Nataru sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan di jalan.
Kebijakan tersebut disertai dengan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan kota, sehingga tidak berdampak langsung terhadap pendapatan mereka. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan langkah tersebut diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan kelancaran arus lalu lintas di wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama libur Nataru merupakan bagian dari Operasi Lilin yang digelar secara nasional oleh Polri. Secara umum, Polri melaporkan situasi Nataru 2025–2026 berlangsung aman dan kondusif, dengan fokus pada pengendalian arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Di Kabupaten Bogor, Polres Bogor menerapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pengaturan lalu lintas situasional, penempatan personel di titik rawan, hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman dan nyaman.
Ripan berharap sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah tersebut dapat terus dipertahankan, terutama pada momentum libur panjang yang berpotensi menimbulkan lonjakan arus kendaraan.
“Kalau koordinasi seperti ini terus dijaga, masyarakat tentu sangat terbantu dan merasakan langsung dampaknya,” pungkasnya.







