Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Dedi Mulyadi Siapkan SE Tekan Gengsi Pernikahan, Dorong Generasi Muda Hidup Sederhana

Dedi Mulyadi Siapkan SE Tekan Gengsi Pernikahan, Dorong Generasi Muda Hidup Sederhana

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menerbitkan surat edaran yang mengimbau generasi muda untuk tidak memaksakan pesta pernikahan mewah. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan budaya gengsi yang dinilai kerap membebani kondisi ekonomi keluarga.

Gagasan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Dies Natalis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (8/4/2026). Ia menilai, kesederhanaan dalam pernikahan lebih bijak dibanding harus berutang demi menjaga citra sosial.

Menurut Dedi, fenomena pesta pernikahan yang berlebihan masih banyak terjadi di masyarakat. Bahkan, budaya lokal seperti “kajeun teuing tekor asal sohor” dinilai memperkuat dorongan untuk tampil mewah meski harus merugi secara finansial.

Ia mencontohkan pengalaman pribadinya saat menikah dengan biaya mandiri tanpa membebani keluarga. Saat itu, akad dilakukan secara sederhana pada pagi hari, dilanjutkan syukuran di rumah dengan hidangan khas Sunda.

Menariknya, uang dari amplop pernikahan justru dimanfaatkan sebagai modal usaha. Dedi menilai pola tersebut bisa menjadi alternatif bagi generasi muda dalam membangun kehidupan yang lebih stabil.

“Kesederhanaan jauh lebih penting daripada gengsi. Pernikahan bukan soal kemewahan, tapi bagaimana membangun masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti praktik pernikahan yang cenderung transaksional. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memicu masalah ekonomi baru setelah pernikahan berlangsung.

Karena itu, Dedi mendorong perubahan pola pikir, tidak hanya pada anak muda, tetapi juga orang tua. Ia menekankan agar prioritas keluarga dialihkan pada pendidikan dibanding pembiayaan pesta besar.

Dengan rencana penerbitan surat edaran ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap muncul kesadaran baru. Generasi muda diharapkan lebih memilih pernikahan sederhana, menghindari beban finansial, serta fokus pada pembangunan masa depan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Soroti Kasus Eks Jampidsus, Calon Ketum HIKMAHBUDHI Apresiasi Komitmen Prabowo dan Polri

    Soroti Kasus Eks Jampidsus, Calon Ketum HIKMAHBUDHI Apresiasi Komitmen Prabowo dan Polri

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Jakarta – Calon Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), Ananda Budi Stiawan (ABS), menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga supremasi hukum dan memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap perkembangan perkara yang menyeret nama mantan […]

  • Captivating Tales of Travel: Journeying Through Exotic Destinations

    Captivating Tales of Travel: Journeying Through Exotic Destinations

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. Quaerat eveniet quisquam et quibusdam possimus. Aut occaecati dolor nihil. Eveniet quia ipsam dolorem accusantium ab at facere. Quam sapiente voluptas quo omnis ut explicabo eveniet.

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Buntut Kericuhan di SDIP, Rektor UIN Jakarta Dilaporkan ke Ombudsman

    Buntut Kericuhan di SDIP, Rektor UIN Jakarta Dilaporkan ke Ombudsman

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Buntut insiden yang terjadi di SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang pada awal Juni 2026, seorang orang tua murid melaporkan pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ke sejumlah lembaga negara. Laporan tersebut diajukan oleh Brian Muhammad, orang tua murid SDIP, kepada Senat UIN Jakarta, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • SPMB Jabar Carut Marut, KDM Copot Kepala Tikomdik dan Semprot Tim IT, Netizen: Kadisdik Kemana?

    SPMB Jabar Carut Marut, KDM Copot Kepala Tikomdik dan Semprot Tim IT, Netizen: Kadisdik Kemana?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 kembali menjadi sorotan publik. Setelah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat pada Selasa (9/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, KDM sempat menegur tim teknologi informasi (IT) yang menangani sistem […]

  • Disdik Jabar Minta Maaf soal SPMB, Akui Tak Semua Lulusan Bisa Masuk Sekolah Negeri

    Disdik Jabar Minta Maaf soal SPMB, Akui Tak Semua Lulusan Bisa Masuk Sekolah Negeri

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf setelah portal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mengalami gangguan saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6/2026). Di tengah polemik tersebut, Disdik juga mengakui daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Barat masih belum mampu menampung seluruh lulusan SMP, MTs, dan […]

expand_less