Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Sengketa Memanas, Yayasan Sebut UIN Datang Tanpa Pemberitahuan

Sengketa Memanas, Yayasan Sebut UIN Datang Tanpa Pemberitahuan

  • account_circle Redaksi Jabarin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangerang Selatan – Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta menyayangkan kedatangan rombongan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke lingkungan SD Islam Pembangunan (SDIP) dan TK Islam Pembangunan (TKIP) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis (4/6/2026).

Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta, Ilham Aufa, mengatakan rombongan yang datang ke lokasi tidak terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pihak yayasan.

“Kalau memang ingin datang dengan baik-baik, seharusnya berkirim surat terlebih dahulu kepada kami. Tidak serta-merta datang dengan rombongan besar,” kata Ilham kepada wartawan.

Menurut Ilham, sengketa yang saat ini terjadi antara Yayasan Syarif Hidayatullah dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum yang sedang berjalan.

Ia menyebut pihak yayasan saat ini tengah menempuh berbagai proses hukum untuk mempertahankan hak yang mereka yakini sah.

“Selagi kita masih berada di negara hukum, jalur yang resmi adalah melalui pengadilan. Semua proses itu sedang berjalan,” ujarnya.

Ilham juga membantah anggapan bahwa lahan SDIP dan TKIP merupakan aset negara. Menurutnya, lahan yang digunakan sekolah berasal dari pembelian yayasan dan sebagian merupakan tanah wakaf.

“Ini tanah yang kami yakini milik yayasan. Ada yang berasal dari wakaf dan ada yang dibeli sendiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta, Andi Syafrani, menilai kedatangan rombongan UIN telah mengganggu suasana kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Menurut Andi, siswa dan orang tua sempat merasa khawatir akibat situasi yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Kami sangat menyayangkan karena ini lingkungan pendidikan, terlebih di sini ada siswa TK dan SD yang seharusnya tidak terganggu oleh aktivitas di luar proses belajar mengajar,” ujarnya.

Andi menegaskan perbedaan pandangan antara yayasan dan UIN semestinya diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan ketegangan di lapangan.

“Selesaikan melalui jalur hukum. Kita adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan,” katanya.

Sebelumnya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan kedatangannya ke lingkungan SDIP dan TKIP bertujuan melakukan sosialisasi terkait kebijakan integrasi satuan pendidikan ke dalam pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Jakarta. Pihak UIN juga membantah adanya upaya pengambilalihan atau eksekusi aset dalam kegiatan tersebut.

Sengketa terkait pengelolaan satuan pendidikan di lingkungan Yayasan Syarif Hidayatullah dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sendiri masih berlangsung dan saat ini ditempuh melalui berbagai jalur hukum. Beberapa pemberitaan sebelumnya menunjukkan UIN menyatakan integrasi satuan pendidikan dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Agama, sementara Yayasan menyatakan masih terdapat sengketa hukum yang belum berkekuatan hukum tetap.

  • Penulis: Redaksi Jabarin

Rekomendasi

  • Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Kepolisian masih mendalami kasus tewasnya seorang bocah berusia sekitar 9 tahun yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu saat aktivitas perburuan babi hutan atau nganjingan di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). Dilansir dari Bogor24Jam, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju lokasi […]

  • PTUN Jakarta Batalkan KMA Integrasi Sekolah ke UIN Jakarta, Yayasan Desak Menteri Agama Cabut Aturan

    PTUN Jakarta Batalkan KMA Integrasi Sekolah ke UIN Jakarta, Yayasan Desak Menteri Agama Cabut Aturan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan Yayasan Ketilang Insan Mandiri terhadap Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1543 Tahun 2025 yang menjadi dasar integrasi sejumlah sekolah ke dalam pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Putusan tersebut dibacakan pada Kamis (16/7/2026) dalam perkara Nomor 9/G/2026/PTUN.JKT. Dalam amar putusannya, majelis […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Polemik Traffic Cone di Rawabuntu, Dishub Tangsel Buka Suara

    Polemik Traffic Cone di Rawabuntu, Dishub Tangsel Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Polemik pemasangan traffic cone atau pembatas jalan di depan Stasiun Rawa Buntu, Serpong, akhirnya mendapat penjelasan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena, mengatakan traffic cone yang menjadi sorotan tersebut dipasang oleh pihak Perumnas sebagai bagian dari uji coba operasional jembatan konektor […]

  • Proyek Galian PT PITS di Tangsel Diprotes Warga, Rekomtek Belum Ada

    Proyek Galian PT PITS di Tangsel Diprotes Warga, Rekomtek Belum Ada

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pekerjaan galian tanah yang dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) di kawasan Pondok Pucung, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menuai keluhan warga. Proyek pemasangan instalasi saluran air tersebut dipersoalkan lantaran disebut belum mengantongi rekomendasi teknis (rekomtek) dari dinas terkait saat pekerjaan berlangsung, Senin (19/5/2026). Keluhan warga […]

expand_less