BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

Jabarin, Jabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau lebih kering pada 2026. Bahkan, kondisi tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir.
Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, menyebut sebanyak 93 persen wilayah di Jabar akan mengalami curah hujan di bawah normal. Artinya, intensitas hujan selama kemarau diperkirakan lebih rendah dari biasanya.
Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Kota Bandung, Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Cirebon, hingga Kuningan. Sementara itu, hanya sekitar 7 persen wilayah yang diprediksi mengalami kondisi hujan normal.
Selain lebih kering, musim kemarau tahun ini juga diperkirakan berlangsung lebih panjang di 81 persen wilayah Jawa Barat. Beberapa daerah seperti Sukabumi, Karawang, Indramayu, dan Tasikmalaya diprediksi mengalami durasi kemarau lebih lama dari biasanya.
BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026. Adapun puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus di sekitar 90 persen wilayah Jawa Barat.
Di sisi lain, Kota Bogor diperkirakan tetap mengalami hujan sepanjang tahun sehingga perbedaan musim tidak terlalu signifikan.
Menghadapi kondisi ini, BMKG mengingatkan potensi kekeringan dan krisis air bersih. Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan pemanfaatan waduk serta mempercepat pembangunan embung sebagai cadangan air.
“Antisipasi krisis air bersih dengan penyaluran air dan sumur bor darurat. Kita juga perlu hemat air,” ujar Vivi.
Di sektor pertanian, petani diimbau menyesuaikan pola tanam dan menggunakan varietas tahan kering. Selain itu, risiko kebakaran hutan dan lahan juga meningkat seiring panjangnya musim kemarau.
BMKG juga mengingatkan dampak terhadap kesehatan, seperti meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akibat asap. Masyarakat diminta menjaga kualitas sanitasi dan penggunaan air selama musim kemarau berlangsung.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Pirmansyah
- Sumber: https://jabarprov.go.id/berita/bmkg-prediksi-sebagian-besar-wilayah-jabar-alami-musim-kemarau-lebih-kering-23787

