MTQ Jabar 2026 Batal Digelar, KDM Ungkap Garut Mundur Jadi Tuan Rumah karena APBD Defisit
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
- print Cetak

Jabarin, Bandung – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dipastikan tidak digelar.
Sebelumnya, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Barat melalui surat Nomor 071/LPTQ-JBR/VII/2026 tertanggal 24 Juli 2026 menyampaikan keputusan tidak menyelenggarakan MTQ Jabar 2026.
Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua LPTQ Kabupaten/Kota se-Jawa Barat itu disebutkan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap situasi dan kondisi saat ini, termasuk terkait ketersediaan anggaran serta penentuan program prioritas.
LPTQ Jabar menyebut fokus tahun ini diarahkan pada pembinaan serta persiapan dan pengiriman kafilah Jawa Barat untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah.
Terbaru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap alasan lain terkait batalnya penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, Kabupaten Garut mengundurkan diri sebagai tuan rumah karena kondisi APBD yang mengalami defisit.
“Dari subuh tadi saya sudah berkomunikasi dengan asisten dua yang menangani MTQ di Jawa Barat. Karena Garut mengundurkan diri sebagai tuan rumah, kita juga memahami APBD-nya mengalami defisit,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi mengatakan, Pemprov Jabar kemudian memutuskan penyelenggaraan MTQ 2027 akan dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Tuan rumahnya langsung Pemprov Jabar, pembukaannya di halaman Gedung Sate, penutupannya di Masjid Al-Jabar,” kata Dedi.
Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan MTQ mengedepankan nilai-nilai Al-Qur’an, termasuk kejujuran dalam penyelenggaraan maupun proses penjurian.
“Karena MTQ ini mengembangkan syiar Islam, mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an, maka penyelenggaraannya harus menjunjung tinggi asas kejujuran. Harus jujur dalam penyelenggaraan, jujur dalam penjurian,” ucapnya.
- Penulis: Tim Redaksi
