Wali Kota Tangsel Minta Pejabat Baru Langsung Kerja: Tak Ada Waktu Bernostalgia
- account_circle Redaksi Jabarin
- calendar_month 21 jam yang lalu
- print Cetak

Walikota Tangsel mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). (Foto: Ist)
Jabarin, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). Pelantikan tersebut digelar di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan pejabat yang baru dilantik harus segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan tugas baru. Ia meminta tidak ada waktu terbuang setelah prosesi pelantikan selesai.
“Tidak ada waktu untuk bernostalgia. Setelah dilantik hari ini, langsung tempati jabatan baru dan bekerja,” kata Benyamin dalam sambutannya.
Benyamin menekankan jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan profesionalisme, disiplin, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Menurut dia, pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel harus meninggalkan pola kerja lama yang tidak lagi relevan dengan kebutuhan birokrasi modern.
“Saya minta seluruh pejabat yang dilantik terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan, bekerja lebih dinamis, serta mampu mengembangkan diri secara profesional,” ujarnya.
Ia juga meminta para pejabat segera memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing agar program pemerintahan berjalan efektif.
Pemkot Tangsel Kejar Target Pembangunan 2026
Pelantikan ini dilakukan di tengah upaya Pemkot Tangsel mempercepat pencapaian target pembangunan daerah tahun 2026. Benyamin menyebut seluruh sasaran pembangunan telah tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat dan memperkuat koordinasi lintas instansi.“Target-target pembangunan sudah dituangkan dalam peraturan daerah. Itu harus segera dilaksanakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga meminta Sekretaris Daerah dan jajaran terkait segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) pada jabatan yang masih kosong, termasuk posisi yang ditinggalkan pejabat memasuki masa pensiun.
Langkah itu dilakukan agar pelayanan publik dan roda pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa kekosongan kepemimpinan.“Tidak boleh ada kevakuman dalam pemerintahan. Semua harus langsung bergerak,” katanya.
Pelantikan pejabat JPT Pratama ini diharapkan mampu memperkuat struktur birokrasi Pemkot Tangsel dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Selain itu, pengisian jabatan strategis juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Tangerang Selatan.
- Penulis: Redaksi Jabarin

