Tim Hukum Jabar Istimewa Pastikan Ambil Langkah Hukum soal Ancaman ke KDM
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- print Cetak

Foto Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa (Jabis) Jutek Bongso, SH., (tengah). (Dok: Pasjabar)
Jabarin, Jabar – Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa (Jabis), Jutek Bongso, SH, MH memastikan pihaknya akan mengambil langkah hukum terkait dugaan ancaman terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM yang viral di media sosial.
Pernyataan itu disampaikan setelah muncul dorongan dari sejumlah pihak, termasuk Paguyuban Sunda Muda (PSM), agar kasus ancaman tersebut dikawal hingga tuntas.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar komentar bernada ancaman terhadap KDM di kolom komentar sebuah unggahan Instagram. Komentar tersebut ramai diperbincangkan warganet karena dinilai sudah mengarah pada ancaman kekerasan.
“Tim Hukum KDM pasti akan ambil langkah hukum terkait ini,” kata Jutek Bongso dikonfirmasi Jabarin, Jumat (15/5).
Ia mengatakan Tim Hukum Jabar Istimewa saat ini tengah mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk screenshot komentar ancaman yang beredar di media sosial.
Menurut Jutek, pihaknya sebelumnya masih melihat situasi sebelum mengambil langkah lanjutan. Namun kini, proses pengawalan hukum dipastikan akan segera dilakukan.
Kasus ini turut mendapat perhatian dari Paguyuban Sunda Muda (PSM). Ketua PSM Agus Syarifudin, SH sebelumnya menilai ancaman terhadap KDM tidak bisa dianggap sebagai bagian dari kebebasan berpendapat karena sudah mengarah pada ancaman kekerasan.
PSM juga mendorong agar Tim Hukum Jabar Istimewa ikut mengawal kasus tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap ruang digital yang sehat dan beradab.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Firmansyah

