Headline
light_mode
Beranda » Opini » Mahasiswa Demo, Jokowi Lihat Bebek Orang Tua Pusing PCMB, KDM Panen Telur Bebek

Mahasiswa Demo, Jokowi Lihat Bebek Orang Tua Pusing PCMB, KDM Panen Telur Bebek

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin – Di Indonesia, politik sering kali diingat bukan karena pidatonya, melainkan karena gambarnya.

Tahun 2020, ketika mahasiswa dan buruh turun ke jalan menolak Omnibus Law, publik justru disuguhi foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang meninjau peternakan bebek dalam agenda food estate di Kalimantan Tengah. Kunjungan itu memang agenda resmi negara. Tidak ada yang salah. Namun yang melekat di ingatan publik bukan penjelasan tentang ketahanan pangan, melainkan satu kalimat sederhana: “Mahasiswa demo, Jokowi lihat bebek.”

Enam tahun kemudian, Jawa Barat menghadapi polemik pendidikan yang tak kalah menyita perhatian. Orang tua murid masih berjibaku menghadapi proses penerimaan siswa baru, ribuan calon siswa terancam tidak tertampung di sekolah negeri, sementara perdebatan antara Pemprov Jabar dan BMPS soal sekolah swasta masih berlangsung.

Di tengah situasi itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membagikan aktivitasnya memanen telur bebek dan meninjau peternakan di lingkungan rumahnya di Sukadaya, Subang.

Dalam video tersebut, KDM terlihat menghitung hasil panen telur bebek yang mencapai lebih dari seratus butir. Ia lalu menyampaikan pesan tentang pentingnya produktivitas masyarakat desa dan ketahanan pangan keluarga.

“Saya hanya menyampaikan, kita ini yang tinggal di desa berproduksilah agar tidak selalu beli. Punya bebek, punya ayam, punya domba, punya sapi. Lakukan apa yang sederhana, ketahanan pangan akan meningkat,” ujar KDM.

Tidak ada yang keliru dengan pesan tersebut. Sama seperti Jokowi dulu, KDM juga dikenal gemar menampilkan kesehariannya yang dekat dengan kehidupan rakyat. Sawah, kebun, ternak, dan kampung menjadi bagian dari identitas politik yang selama ini dibangunnya.

Namun politik tidak selalu bekerja berdasarkan niat. Politik sering kali bekerja berdasarkan persepsi.

Ketika publik sedang membicarakan sekolah, yang mereka lihat justru bebek.

Ketika orang tua sedang menghitung peluang anaknya masuk sekolah, yang muncul di linimasa adalah panen telur.

Di titik itulah simbol mengambil alih substansi.

Padahal bisa jadi seorang pemimpin sedang menyampaikan pesan yang berbeda. Jokowi berbicara tentang ketahanan pangan nasional. KDM berbicara tentang kemandirian pangan keluarga. Tetapi publik sering kali tidak mengingat pesannya. Publik mengingat momennya.

Bisa jadi seorang pemimpin sedang bekerja menyelesaikan masalah di balik layar. Bisa jadi berbagai rapat dan keputusan sedang berlangsung. Tetapi publik tidak melihat itu. Yang mereka lihat adalah gambar yang muncul di layar ponsel mereka.

Dan sejarah menunjukkan, dalam politik Indonesia, foto seekor bebek kadang lebih kuat daripada seribu halaman penjelasan kebijakan.

 

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi

  • Celebrate Creativity and Self-Expression in Every Aspect of Your Lifestyle.

    Celebrate Creativity and Self-Expression in Every Aspect of Your Lifestyle.

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. Quaerat eveniet quisquam et quibusdam possimus. Aut occaecati dolor nihil. Eveniet quia ipsam dolorem accusantium ab at facere. Quam sapiente voluptas quo omnis ut explicabo eveniet.

  • Discover Holistic Approaches to Elevate Your Mind, Body, and Soul Daily

    Discover Holistic Approaches to Elevate Your Mind, Body, and Soul Daily

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Dolor et perferendis numquam a incidunt est. Tenetur porro et autem qui et qui voluptatem. Rerum velit itaque et iusto suscipit adipisci eos. Est totam minima ea tempore molestiae. Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo […]

  • Jabar Ikut Disebut ‘Barbar’, Abu Janda alias Permadi Arya Dilaporkan ke Bareskrim

    Jabar Ikut Disebut ‘Barbar’, Abu Janda alias Permadi Arya Dilaporkan ke Bareskrim

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri usai pernyataannya yang diduga menyebut Jawa Barat dan Sumatera Barat sebagai daerah “barbar” viral di media sosial. Laporan tersebut dilayangkan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) pada Selasa, 26 Mei 2026. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri. Wakil Ketua […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Leading Eco-Friendly Practices, Reshaping Industry Commitment To Environmental Consciousness

    Leading Eco-Friendly Practices, Reshaping Industry Commitment To Environmental Consciousness

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. Quaerat eveniet quisquam et quibusdam possimus. Aut occaecati dolor nihil. Eveniet quia ipsam dolorem accusantium ab at facere. Quam sapiente voluptas quo omnis ut explicabo eveniet.

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan dalam agenda Musrenbang Jabar 2027 di Bale Gede, Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4). (Tangkapan Layar YouTube Bapeda Jabar)

    KDM Usul Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Jalan Berbayar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Subang – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan penghapusan pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan sistem jalan berbayar atau pay per use bagi pengguna jalan di wilayah Jawa Barat. Wacana tersebut disampaikan sebagai bagian dari konsep pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai lebih modern, berkualitas, dan berkeadilan bagi masyarakat. Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat […]

expand_less