Headline
light_mode
Beranda » Viral » Jabar Ikut Disebut ‘Barbar’, Abu Janda alias Permadi Arya Dilaporkan ke Bareskrim

Jabar Ikut Disebut ‘Barbar’, Abu Janda alias Permadi Arya Dilaporkan ke Bareskrim

  • account_circle Redaksi Jabarin
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • print Cetak

Jabarin – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri usai pernyataannya yang diduga menyebut Jawa Barat dan Sumatera Barat sebagai daerah “barbar” viral di media sosial.

Laporan tersebut dilayangkan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) pada Selasa, 26 Mei 2026. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPP IKM, Defrizal Djamaris, mengatakan pernyataan itu disampaikan Abu Janda dalam sebuah pidato yang diduga berlangsung di Philadelphia, Amerika Serikat.

Dalam video yang beredar, Abu Janda awalnya membahas soal intoleransi terhadap umat Kristen di sejumlah wilayah Indonesia bagian barat. Ia lalu menyinggung Jawa Barat dan Sumatera Barat.

“Akhir tiga tahun terakhir ini, sentimen anti-Kristen lumayan parah di negara kita. Banyak kasus intoleransi terjadi di Waktu Indonesia Bagian Barat, seperti Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Utara,” ujar Abu Janda dalam video tersebut.

Tak lama setelah itu, ia melontarkan pernyataan yang kemudian memicu polemik.

“Mungkin umat Islam di provinsi-provinsi ini memang lebih keras dan lebih fanatik. Nah itu, yang satu di Jabar, satu lagi di Sumbar. Saya enggak tahu ini yang ada ‘barbar’-nya ini memang… saya juga aneh gitu, yang ada ‘barbar’-nya kok banyak orang barbar gitu,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras. DPP IKM menilai ucapan Abu Janda mengandung unsur ujaran kebencian bermuatan SARA dan menghina masyarakat Minangkabau maupun warga Jawa Barat.

Menurut pelapor, penggunaan kata “barbar” dinilai merendahkan karena dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti tidak beradab dan kejam.

Tak hanya memicu kemarahan di Sumatera Barat, video tersebut juga ramai diperbincangkan publik Jawa Barat di media sosial. Banyak warganet menilai ucapan itu bernada stereotip terhadap daerah tertentu.

Sebagai barang bukti, pelapor menyerahkan video pidato berdurasi sekitar sembilan menit yang disebut berasal dari akun TikTok “Pengharapan Kekal”.

Sementara itu, Abu Janda membantah telah menghina masyarakat Sumbar maupun Jabar. Ia mengaku tidak memiliki niat menyerang kelompok tertentu.

“Saya tidak menghina rakyat Sumbar,” ujar Abu Janda.

Kasus tersebut kini tengah ditangani Bareskrim Polri.

  • Penulis: Redaksi Jabarin

Rekomendasi

  • Foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat sidak di Samsat Soekarno-Hatta, Bandung. (Tangkapan layar)

    Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Kebijakan Pajak Belum Berjalan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung. Keputusan ini diambil setelah kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan belum berjalan di lapangan. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 6 April 2026. Wajib pajak kini tak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik kendaraan pertama saat membayar pajak tahunan. Sebagai […]

  • Ilustrasi pernikahan untuk artikel judul gubernur Jabar Dedi Mulyadi siapkan surat edaran pernikahan sederhana.

    Dedi Mulyadi Siapkan SE Tekan Gengsi Pernikahan, Dorong Generasi Muda Hidup Sederhana

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menerbitkan surat edaran yang mengimbau generasi muda untuk tidak memaksakan pesta pernikahan mewah. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan budaya gengsi yang dinilai kerap membebani kondisi ekonomi keluarga. Gagasan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Dies Natalis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (8/4/2026). Ia menilai, kesederhanaan […]

  • Mahasiswa Magister Manajemen Unpam Dampingi UMKM Gunung Bunder Go Digital

    Mahasiswa Magister Manajemen Unpam Dampingi UMKM Gunung Bunder Go Digital

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Gunung Bunder 1, Kabupaten Bogor, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Gunung Bunder 1 itu mendapat sambutan antusias dari para pelaku UMKM […]

  • Foto saat cagub Jabar no.4 Dedi Mulyadi mengumumkan Dwi Jati Utomo sebagai Ketua Tim Pemenangan KDM-Erwan saat Pilgub Jabar 2024. (Dok: Detikcom)

    Siapa Dwi Jati Utomo? Eks Ketua Timses Dedi-Erwan yang Kini Pimpin Anak Usaha BUMD Jabar

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Nama Mayjen TNI (Purn.) Dwi Jati Utomo menjadi perhatian publik setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Migas Hulu Jabar Offshore North West Java (MHJ ONWJ), anak usaha PT Migas Utama Jabar (MUJ), BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sorotan muncul karena Dwi Jati Utomo bukan sosok asing dalam dinamika politik Jawa Barat. […]

  • Pilar Pastikan Proyek Infrastruktur Tangsel 2026 Berjalan Sesuai Target

    Pilar Pastikan Proyek Infrastruktur Tangsel 2026 Berjalan Sesuai Target

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN,ID, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memantau progres berbagai proyek pembangunan yang tengah berjalan pada 2026. Memasuki pertengahan tahun, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memastikan seluruh pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk memastikan hal tersebut, Pilar menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah […]

  • Cerita Dedi Mulyadi Menikah Sederhana, Kini Imbau Generasi Muda Tak Paksakan Pesta Mewah

    Cerita Dedi Mulyadi Menikah Sederhana, Kini Imbau Generasi Muda Tak Paksakan Pesta Mewah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Pengalaman pribadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat menikah sederhana menjadi dasar lahirnya imbauan agar generasi muda tidak memaksakan pesta pernikahan mewah. Ia bahkan berencana menerbitkan surat edaran untuk menekan budaya gengsi yang dinilai membebani ekonomi keluarga. Cerita itu disampaikan Dedi saat menghadiri Dies Natalis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, […]

expand_less