Pemkot Tangsel Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pilar Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Babakan 01
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- print Cetak

Foto: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat berkunjung ke SD Negeri Babakan 01, Kecamatan Setu, Kamis (4/6/2026). (Dok: Pemkot Tangsel)
Jabarin, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat pembangunan infrastruktur pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut terlihat melalui peninjauan yang dilakukan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan ke SD Negeri Babakan 01, Kecamatan Setu, Kamis (4/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi hasil revitalisasi bangunan sekolah yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sekaligus memastikan seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan tenaga pendidik.
Dalam peninjauan itu, Pilar berkeliling hingga lantai tiga gedung sekolah untuk melihat secara langsung kondisi ruang kelas, toilet, ruang guru, perpustakaan, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur pendidikan yang telah dibangun pemerintah.
Menurut Pilar, pembangunan dan revitalisasi sekolah merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam mendukung kualitas pembelajaran. Karena itu, kondisi bangunan dan fasilitas sekolah harus terus dipantau agar tetap berada dalam kondisi baik dan aman digunakan.
“Ada beberapa hal yang saya review dan evaluasi terkait kondisi bangunan sekolah. Tetap dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, terutama masalah kebersihan. Kesehatan anak-anak kita dan para pengajar harus terus dijaga,” ujar Pilar.
Dalam proses evaluasi tersebut, Pilar menemukan sejumlah bagian bangunan yang masih memerlukan penyempurnaan, seperti kondisi toilet dan plafon pada area luar bangunan. Meski bersifat minor, ia meminta perbaikan segera dilakukan agar kualitas fasilitas pendidikan tetap terjaga.
Menurutnya, pengawasan terhadap hasil pembangunan menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap infrastruktur yang dibangun memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Karena masa retensinya sudah selesai, berarti dinas harus segera memperbaiki kekurangan yang ada. Perbaikannya bersifat minor karena bukan berada di dalam ruang kelas, tetapi harus tetap segera ditangani untuk menjamin keamanan siswa dan tenaga pendidik,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus mendorong penguatan fasilitas pendukung pembelajaran. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi dan ruang belajar yang lebih menarik bagi siswa.
Pilar meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas perpustakaan, baik melalui penambahan koleksi buku maupun sarana pendukung yang dapat meningkatkan kenyamanan siswa.
“Perbanyak buku-buku anak, seperti buku cerita. Jika anggarannya memungkinkan, bisa ditambah perangkat komputer dan pendingin ruangan agar anak-anak merasa nyaman saat membaca dan belajar di perpustakaan,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memandang pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya sebatas pembangunan gedung sekolah, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang berkualitas melalui fasilitas yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Melalui evaluasi dan pemeliharaan yang berkelanjutan, hasil pembangunan sekolah diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Tangerang Selatan yang unggul dan berdaya saing.
- Penulis: Tim Redaksi

