Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pemkot Tangsel Dukung Program Sekolah Gratis, Perluas Akses Pendidikan bagi Masyarakat

Pemkot Tangsel Dukung Program Sekolah Gratis, Perluas Akses Pendidikan bagi Masyarakat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Gratis yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Banten. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dukungan itu disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat mendampingi Gubernur Banten Andra Soni dalam kegiatan monitoring Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat, Selasa (2/6/2026).

Menurut Benyamin, Program Sekolah Gratis memberikan peluang yang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, khususnya bagi mereka yang belum tertampung di sekolah negeri. Melalui dukungan pembiayaan dari APBD Provinsi Banten, siswa dapat memilih sekolah swasta yang berada dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya tanpa terbebani biaya pendidikan.

“Program yang diinisiasi Pak Gubernur ini tentunya akan sangat mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Program ini mencakup sejumlah sekolah swasta di Tangerang Selatan sehingga siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dapat memilih sekolah swasta terdekat dari lingkungan tempat tinggalnya dan memperoleh bantuan biaya pendidikan dari APBD Provinsi Banten,” ujar Benyamin.

Ia menilai program tersebut akan berkontribusi terhadap peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Selain itu, program ini menjadi solusi untuk memastikan seluruh anak tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Benyamin menjelaskan, semangat Program Sekolah Gratis sejalan dengan kebijakan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sejak tahun 2022. Melalui program bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri, Pemkot Tangsel telah membantu ribuan siswa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

“Kita sudah sejak tahun 2022 menyiapkan bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri untuk bersekolah di SMP swasta, dan itu kita alokasikan untuk 5.000 murid,” jelasnya.

Benyamin berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus diperkuat guna memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah swasta.

Pada tahun ajaran 2026, sebanyak 70 siswa kelas X di SMA PGRI 56 Ciputat telah mengikuti program tersebut. Selain membantu siswa dan orang tua, program ini juga memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Untuk seluruh peserta program sekolah gratis ini harus membuat komitmen, komitmen sekolah kepada murid, komitmen murid kepada sekolah, dan komitmen orang tua kepada anak dan kepada sekolah, agar program ini di masa depan akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas dan berpendidikan,” kata Andra Soni.

Menurutnya, bertambahnya jumlah peserta didik melalui Program Sekolah Gratis juga berdampak positif terhadap operasional sekolah. Dukungan pembiayaan yang lebih baik memungkinkan sekolah meningkatkan sarana pembelajaran, kualitas layanan pendidikan, serta kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kita harapkan supaya proses belajar-mengajarnya bisa semakin maksimal, sehingga kualitas pendidikan di Banten terus meningkat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sekolah, dan orang tua, Program Sekolah Gratis diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak serta menciptakan generasi muda yang berdaya saing, berpendidikan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Foto ilsutrasi penangkapan terduga pelaku pembacokan bobotoh persib bandung di bogor

    Kronologi Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor, Polisi Sebut Pelaku Menyerang Secara Acak

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Polres Bogor mengungkap kronologi tewasnya suporter Persib Bandung berinisial ARK (16) yang dibacok di Jalan Raya Jakarta–Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, usai menyaksikan laga Garudayaksa FC melawan Persib Bandung. Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 23.05 WIB. Saat itu, korban hendak […]

  • Ilustrasi pernikahan untuk artikel judul gubernur Jabar Dedi Mulyadi siapkan surat edaran pernikahan sederhana.

    Dedi Mulyadi Siapkan SE Tekan Gengsi Pernikahan, Dorong Generasi Muda Hidup Sederhana

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menerbitkan surat edaran yang mengimbau generasi muda untuk tidak memaksakan pesta pernikahan mewah. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan budaya gengsi yang dinilai kerap membebani kondisi ekonomi keluarga. Gagasan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Dies Natalis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (8/4/2026). Ia menilai, kesederhanaan […]

  • Event Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Polemik, Pemkot Tegaskan Bukan Acara Resmi

    Event Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Polemik, Pemkot Tegaskan Bukan Acara Resmi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan– Polemik Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 belum berakhir meski medali finisher yang sempat dikeluhkan peserta akhirnya dibagikan. Event olahraga yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026), sebelumnya menuai keluhan dari sejumlah peserta. Keluhan mulai dari medali finisher yang belum tersedia saat acara berlangsung, perubahan […]

  • Banner bertuliskan 'shut up kdm' terbentang di tribun Utara GBLA saat laga Persib vs Arema, Kamis malam. (Dok: Ist)

    Banner ‘Shut Up KDM’ di GBLA, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Isu Bonus Persib

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Aksi pembentangan banner bertuliskan “Shut Up KDM” di tribun utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat laga Persib Bandung kontra Arema FC, Jumat (24/4), memicu sorotan publik. Tulisan “KDM” diduga merujuk pada Dedi Mulyadi yang belakangan kerap disingkat demikian dalam percakapan publik. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak pembentang banner terkait […]

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman usai acara Musrenbang Jabar di Bandung. (dok: Kemenag Jabar)

    Kemenag Jabar Apresiasi Rencana KDM Bangun Aula Nikah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Kementerian Agama memberikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan membangun aula akad nikah di setiap kabupaten/kota. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA). Apresiasi disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, saat menghadiri Musrenbang RKPD di Bale Pakuan, Rabu (15/4/2026). […]

  • TPA Jatiwaringin Terbakar, LSKPD Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Tata Kelola Sampah

    TPA Jatiwaringin Terbakar, LSKPD Desak Pemkab Tangerang Evaluasi Tata Kelola Sampah

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memunculkan dorongan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluru terhadap tata kelola sampah. Lingkar Studi Kebijakan Publik dan Demokrasi (LSKPD) Tangerang Raya menilai peristiwa yang terjadi sejak Selasa (30/6/2026) itu tidak bisa dipandang sebagai insiden biasa karena menyangkut aspek lingkungan, […]

expand_less