Pemkot Tangsel Luncurkan TangselOne, Super Apps Berbasis AI
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- print Cetak

Jabarin, Tangsel – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) resmi meluncurkan TangselOne, platform layanan publik terpadu berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu aplikasi. Peluncuran ini menandai percepatan transformasi digital sekaligus penguatan konsep smart city di Tangsel.
Aplikasi TangselOne diperkenalkan di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/4/2026), dihadiri jajaran pemerintah daerah hingga perwakilan pemerintah pusat dan provinsi.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut, kehadiran TangselOne menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.
“Seluruh layanan publik nantinya terhimpun dalam satu platform berbasis AI. Warga juga bisa menyampaikan aspirasi dan mengakses berbagai informasi tentang Tangsel secara langsung,” ujarnya.
Ia menegaskan, digitalisasi menjadi kebutuhan di tengah perkembangan teknologi, sekaligus upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi birokrasi.
“Harapannya, TangselOne menjadi wajah baru pelayanan publik yang modern dan efisien,” kata Benyamin.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan TB. Asep Nurdin menjelaskan, TangselOne dirancang sebagai super apps berbasis chat-first AI yang memungkinkan layanan diakses secara cepat dan responsif.
Platform ini menggabungkan berbagai layanan, mulai dari perizinan, administrasi kependudukan, hingga pengaduan masyarakat, dalam satu sistem terpadu berbasis percakapan.
“Masyarakat bisa mengakses layanan cukup melalui WhatsApp tanpa proses yang rumit,” jelasnya.
Menurut Asep, pengembangan TangselOne merupakan kelanjutan dari digitalisasi layanan yang telah dimulai sejak 2015 melalui sistem perizinan online. Pada 2021, Pemkot mulai membangun konsep single domain sebagai dasar integrasi layanan.
“Hari ini, kami melangkah lebih jauh dengan menghadirkan layanan berbasis AI,” ujarnya.
Selain itu, TangselOne juga mengusung konsep contactless service, memungkinkan masyarakat mengakses layanan kapan saja tanpa tatap muka. Sistem berbasis AI juga diklaim mampu meningkatkan objektivitas dan transparansi pelayanan.
Tak hanya layanan administrasi, platform ini juga menyediakan informasi seputar Kota Tangerang Selatan, mulai dari destinasi wisata, kuliner lokal, hingga berbagai layanan publik lainnya dalam satu ruang percakapan.
TangselOne dirancang layaknya “asisten kota” yang aktif 24 jam, dengan komunikasi yang ramah namun tetap profesional.
Mengusung konsep “Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel”, aplikasi ini diharapkan menjadi fondasi ekosistem kota cerdas yang inklusif dan berkelanjutan.
Peluncuran ini juga mendapat dukungan dari Kementerian PAN-RB dan Pemerintah Provinsi Banten sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi berbasis digital.
Pemkot Tangsel menargetkan kehadiran TangselOne tidak hanya mempermudah layanan publik, tetapi juga menjadi lompatan besar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan adaptif.
- Penulis: Tim Redaksi

