Headline
light_mode
Beranda » Headline » Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Hubungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sekolah swasta kembali memanas. Setelah polemik kebijakan rombongan belajar (rombel) 50 siswa pada 2025, kini Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang ditawarkan Pemprov Jabar dalam pelaksanaan SPMB 2026.

Penolakan tersebut memunculkan kembali keluhan lama dari kalangan sekolah swasta yang merasa belum dilibatkan secara proporsional dalam pengambilan kebijakan pendidikan di Jawa Barat.

Pada 2025, Pemprov Jabar menerapkan kebijakan penambahan kapasitas rombongan belajar hingga 50 siswa per kelas di SMA dan SMK negeri. Kebijakan yang bertujuan memperluas akses pendidikan itu memicu protes dari ribuan sekolah swasta.

Saat itu, banyak sekolah swasta mengaku kehilangan calon peserta didik karena lebih banyak siswa terserap ke sekolah negeri. Sejumlah sekolah dilaporkan mengalami kesulitan operasional, bahkan ada yang menghentikan kegiatan karena kekurangan murid.

Memasuki tahun ajaran 2026, persoalan baru muncul. Berdasarkan hasil pemetaan calon murid baru, lebih dari 70 ribu siswa diperkirakan tidak tertampung di sekolah negeri.

Sebagai solusi, Pemprov Jabar menawarkan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK). Melalui program tersebut, siswa yang tidak diterima di sekolah negeri akan disalurkan ke sekolah swasta yang bermitra dengan pemerintah.

Pemerintah menjanjikan bantuan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) sebesar Rp1,5 juta per siswa per tahun serta bantuan biaya pendidikan Rp100 ribu per bulan per siswa.

Pemprov Jabar mengklaim ratusan sekolah swasta telah menyatakan kesediaan bergabung dalam program tersebut.

Namun BMPS Jawa Barat menilai skema bantuan yang ditawarkan belum sesuai dengan kebutuhan riil operasional sekolah.

Ketua BMPS Jawa Barat Agus Sriyanta menyebut biaya yang disiapkan pemerintah masih jauh dari cukup untuk menutupi kebutuhan pendidikan, mulai dari gaji guru, biaya listrik, internet hingga pemeliharaan sarana dan prasarana.

BMPS juga mempertanyakan data sekolah yang disebut telah bergabung dalam program tersebut. Menurut organisasi itu, pembahasan dan kajian terhadap skema kerja sama masih berlangsung.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan fokus utama pemerintah adalah memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Dedi menyatakan pemerintah tidak akan memaksa sekolah swasta mengikuti program tersebut. Namun ia menilai seluruh pihak perlu mengutamakan kepentingan peserta didik, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Polemik ini menunjukkan tantangan lama yang belum sepenuhnya terselesaikan dalam sistem pendidikan Jawa Barat.

Di satu sisi, pemerintah berupaya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak usia sekolah. Di sisi lain, sekolah swasta menuntut keberlangsungan ekosistem pendidikan yang dinilai selama ini belum mendapatkan dukungan yang memadai.

Dengan proses SPMB 2026 yang masih berjalan, nasib ribuan calon siswa kini bergantung pada kemampuan pemerintah dan sekolah swasta menemukan titik temu dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • SMSI Tangsel Dorong Transparansi Satuan Harga Iklan dan Advertorial di Setiap OPD

    SMSI Tangsel Dorong Transparansi Satuan Harga Iklan dan Advertorial di Setiap OPD

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong Pemerintah Kota Tangsel lebih terbuka dalam pengelolaan anggaran publikasi, khususnya terkait satuan harga iklan dan advertorial di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Dorongan tersebut menjadi bagian dari gagasan SMSI Tangsel melalui Gerakan Beriklan di Media Online Lokal. Gerakan ini dinilai penting di […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • ilustrasi by canva

    Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan, Tak Perlu KTP Pemilik Asli

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan kemudahan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Mulai 6 April 2026, wajib pajak tidak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik pertama kendaraan saat membayar pajak tahunan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, masyarakat cukup membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta KTP pihak yang menguasai kendaraan. Kebijakan […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Urus PBG di Tangsel Kini Lebih Mudah, Pengajuan Bisa Dilakukan Secara Online

    Urus PBG di Tangsel Kini Lebih Mudah, Pengajuan Bisa Dilakukan Secara Online

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) terus mendorong kemudahan pelayanan perizinan bangunan bagi masyarakat. Salah satunya melalui layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang kini dapat diajukan secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG). Kepala DCKTR Kota Tangerang Selatan, Ade Suprizal, mengatakan digitalisasi layanan […]

  • Demi Akses Kafe, Pedestrian di Kencana Loka BSD Dibongkar untuk Bangun Jembatan

    Demi Akses Kafe, Pedestrian di Kencana Loka BSD Dibongkar untuk Bangun Jembatan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Pembangunan sebuah jembatan di atas aliran kali di kawasan Kencana Loka BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan, menjadi sorotan. Jembatan yang diduga dibangun sebagai akses menuju bangunan usaha tersebut disebut menyebabkan kerusakan fasilitas umum berupa jalur pedestrian dan diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Lokasi pembangunan berada di depan gerai Alfamart […]

expand_less