Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Disdik Jabar Minta Maaf soal SPMB, Akui Tak Semua Lulusan Bisa Masuk Sekolah Negeri

Disdik Jabar Minta Maaf soal SPMB, Akui Tak Semua Lulusan Bisa Masuk Sekolah Negeri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf setelah portal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mengalami gangguan saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6/2026). Di tengah polemik tersebut, Disdik juga mengakui daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Barat masih belum mampu menampung seluruh lulusan SMP, MTs, dan sederajat setiap tahun.

Kepala Disdik Jawa Barat Purwanto mengatakan gangguan akses terjadi akibat tingginya jumlah pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan saat pengumuman hasil pemetaan dibuka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para orang tua dan calon murid dalam mengakses pengumuman hasil PCMB pada siang hari ini,” kata Purwanto.

Menurutnya, meski portal sempat mengalami kendala, data calon murid tetap aman dan tidak mengalami gangguan.

“Kami memastikan bahwa secara keseluruhan sistem dalam kondisi aman dan data tetap terjaga,” ujarnya.

Purwanto menjelaskan kendala yang terjadi berkaitan dengan proses optimalisasi fitur pengumuman yang dilakukan tim teknis agar hasil pemetaan dapat ditampilkan secara lebih akurat saat diakses secara bersamaan oleh masyarakat.

Ia juga memastikan tidak ada calon peserta didik yang dirugikan secara administratif akibat gangguan sistem tersebut.

“Kami pastikan tidak ada satu pun hak calon peserta didik yang dirugikan secara administratif akibat proses penyempurnaan fitur-fitur tersebut,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan setelah pelaksanaan PCMB Jawa Barat menuai sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.

Sejak Sabtu siang, banyak orang tua dan calon murid mengeluhkan sulitnya mengakses portal SPMB untuk melihat hasil pemetaan. Keluhan bahkan membanjiri akun media sosial resmi Disdik Jawa Barat.

Tak hanya soal akses, publik juga menyoroti sejumlah perubahan yang terjadi pada tampilan sistem. Salah satunya perubahan istilah dari “Pengumuman Kelulusan” menjadi “Informasi Hasil PCMB”.

Sebagian orang tua juga mengaku kebingungan setelah menemukan keterangan “Tidak Menyetujui Hasil Pemetaan” pada akun mereka, meski merasa belum pernah melakukan persetujuan maupun penolakan terhadap hasil yang ditampilkan sistem.

Belakangan, redaksi tersebut kembali diubah oleh pengelola portal.

Di tengah polemik pelaksanaan SPMB, Purwanto mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengakomodasi peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Ia mengakui jumlah lulusan SMP, MTs, dan sederajat di Jawa Barat masih jauh lebih besar dibanding kapasitas SMA dan SMK negeri yang tersedia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan peserta didik yang tidak diterima di sekolah negeri ke sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beberapa solusi yang akan ditempuh antara lain melalui penyaluran peserta didik yang tidak diterima di sekolah negeri ke sekolah-sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Purwanto.

Melalui skema tersebut, biaya pendidikan seperti Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, Disdik Jabar juga akan memperluas akses SMA Terbuka di berbagai daerah sebagai alternatif bagi peserta didik yang belum memperoleh tempat di sekolah reguler.

“Yang menjadi landasan pelaksanaan PCMB ini adalah keinginan agar seluruh anak di Provinsi Jawa Barat dapat bersekolah dan memperoleh tempat belajar sesuai minat dan pilihan mereka,” kata Purwanto.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Your Ultimate Guide to Fitness Trends and Healthy Living Hacks Revealed

    Your Ultimate Guide to Fitness Trends and Healthy Living Hacks Revealed

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. Quaerat eveniet quisquam et quibusdam possimus. Aut occaecati dolor nihil. Eveniet quia ipsam dolorem accusantium ab at facere. Quam sapiente voluptas quo omnis ut explicabo eveniet.

  • UIN Jakarta Klaim SDIP-TKIP Aset Negara, Yayasan Tegaskan Tanah Milik Sendiri

    UIN Jakarta Klaim SDIP-TKIP Aset Negara, Yayasan Tegaskan Tanah Milik Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Sengketa antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta kembali memanas setelah kedua pihak saling melontarkan klaim terkait status pengelolaan SD Islam Pembangunan (SDIP) dan TK Islam Pembangunan (TKIP) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kuasa hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwani, menegaskan kedatangan rombongan UIN bersama unsur Kementerian Agama […]

  • Foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat sidak di Samsat Soekarno-Hatta, Bandung. (Tangkapan layar)

    Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Kebijakan Pajak Belum Berjalan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung. Keputusan ini diambil setelah kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan belum berjalan di lapangan. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 6 April 2026. Wajib pajak kini tak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik kendaraan pertama saat membayar pajak tahunan. Sebagai […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Ketegasan Mengejar “Pengusaha Dablek” dan Imperatif Kesejahteraan Penegak Hukum di Era Prabowo

    Ketegasan Mengejar “Pengusaha Dablek” dan Imperatif Kesejahteraan Penegak Hukum di Era Prabowo

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Oleh: Septa Aditya Aslam S.H., M.H. (Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Politik Hukum dan Dinamika Digital & Praktisi Hukum) Ketika Prabowo Subianto secara terbuka memerintahkan Jaksa Agung untuk mengejar “pengusaha dablek”, publik menangkapnya sebagai sinyal kuat. Istilah yang lugas itu merujuk pada pengusaha nakal, dari pengemplang pajak […]

expand_less