Event Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Polemik, Pemkot Tegaskan Bukan Acara Resmi
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
- print Cetak

Jabarin, Tangerang Selatan– Polemik Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 belum berakhir meski medali finisher yang sempat dikeluhkan peserta akhirnya dibagikan.
Event olahraga yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026), sebelumnya menuai keluhan dari sejumlah peserta. Keluhan mulai dari medali finisher yang belum tersedia saat acara berlangsung, perubahan jadwal pengambilan race pack, ukuran kaos yang tidak sesuai, hingga persoalan doorprize.
Informasi dari peserta menyebutkan, medali finisher akhirnya dibagikan setelah vendor datang membawa medali ke area ITC BSD.
Namun, persoalan kemudian melebar setelah Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan klarifikasi terkait status kegiatan tersebut.
Melalui akun resmi Humas Kota Tangerang Selatan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menegaskan bahwa Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 bukan merupakan program maupun kegiatan resmi Pemkot Tangsel.
“Sehubungan dengan beredarnya informasi di masyarakat yang mengaitkan kegiatan tersebut dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, bersama ini kami tegaskan bahwa kegiatan Tangsel Fun Run & Walk diselenggarakan sepenuhnya oleh pihak Event Organizer (EO) sebagai penyelenggara, dan bukan merupakan program maupun kegiatan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan atau Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangerang Selatan,” tulis klarifikasi tersebut.
Dispora menyampaikan bahwa pihaknya menghormati setiap kegiatan olahraga yang digelar masyarakat maupun pihak swasta. Namun, tanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan berada pada penyelenggara sesuai aturan yang berlaku.
Berdasarkan informasi pada platform penjualan tiket, Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 diselenggarakan oleh Terang Kreasi. Event tersebut menggunakan nama “Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026” dan digelar di ITC BSD, Kota Tangerang Selatan.
Dalam deskripsi acara, kegiatan itu disebut sebagai event olahraga dan rekreasi yang menjadi bagian dari rangkaian menuju Tangsel Marathon 2026.
Pilar Saga Soroti Penggunaan Nama Tangsel
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turut angkat bicara terkait polemik tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Pilar menyatakan bahwa Pemkot Tangsel terbuka terhadap berbagai kegiatan positif yang digelar pihak swasta. Namun, apabila penyelenggaraan tidak berjalan sesuai rencana dan berdampak merugikan masyarakat serta membawa citra negatif bagi nama Tangsel, maka penyelenggara harus bertanggung jawab.
“Pemkot melarang untuk kembali menyelenggarakan event di kota ini. Mohon menjadi catatan bagi seluruh Event Organizer,” tulis Pilar.
Dalam unggahan lainnya, Pilar juga meminta agar event swasta yang membawa nama Kota Tangerang Selatan serta mencantumkan logo Pemkot dan Dispora, padahal bukan kegiatan resmi pemerintah, tidak lagi diberikan izin penyelenggaraan.
Ia juga meminta Dispora memanggil pihak penyelenggara untuk dimintai pertanggungjawaban.
Hingga kini, pihak Terang Kreasi belum memberikan keterangan terkait keluhan peserta maupun klarifikasi dari Pemkot Tangerang Selatan.
- Penulis: Tim Redaksi
