Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Bupati Purwakarta Perketat Izin Hajatan Usai Kasus Pengeroyokan Tewaskan Warga

Bupati Purwakarta Perketat Izin Hajatan Usai Kasus Pengeroyokan Tewaskan Warga

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

Jabarin, Purwakarta – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan dan pengetatan izin keramaian di tempat hajatan. Kebijakan ini menyusul kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang warga saat pesta pernikahan anaknya.

Menurut Zein, langkah tersebut diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pemerintah daerah juga ingin memastikan setiap kegiatan keramaian berada dalam pengawasan yang jelas.

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah agar keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia mengimbau masyarakat yang akan menggelar hajatan agar mematuhi aturan dan berkoordinasi dengan aparat keamanan. Terutama untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang dan berpotensi menimbulkan gangguan.

Selama ini, kegiatan hajatan kerap berlangsung tanpa koordinasi dengan aparat. Padahal, meski bersifat pribadi, acara tersebut tetap berpotensi menimbulkan risiko keamanan.

“Dengan kebijakan ini, kami berharap kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan konflik,” katanya.

Kebijakan ini berkaitan dengan kasus pengeroyokan yang terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta. Korban bernama Dadang (58) tewas usai diduga dianiaya sekelompok preman saat pesta pernikahan anaknya.

Peristiwa itu dipicu dugaan pemalakan. Pelaku disebut meminta uang kepada tuan rumah untuk membeli minuman keras.

“Awalnya sudah dikasih, tapi mereka minta lagi Rp500 ribu. Karena tidak dikasih, terjadi pengeroyokan,” kata Asep Wahyudin, adik korban.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Bayu Asih, namun nyawanya tidak tertolong. Ia diduga mengalami luka serius setelah dipukul menggunakan bambu di bagian kepala.

Tak hanya korban, sejumlah anggota keluarga juga dilaporkan menjadi sasaran kekerasan. Pelaku diperkirakan berjumlah sekitar sepuluh orang.

Peristiwa tersebut sempat terekam video warga dan beredar di media sosial. Polisi menyatakan telah mengamankan sejumlah pelaku dan masih mendalami kasus tersebut.

Tragedi ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah acara pernikahan yang seharusnya berlangsung khidmat. Pemerintah daerah pun mendorong pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Pirmansyah

Rekomendasi

  • Pinjam KUR Rp20 Juta Pakai Jaminan Sertifikat Rumah, Kini Terancam Dilelang

    Pinjam KUR Rp20 Juta Pakai Jaminan Sertifikat Rumah, Kini Terancam Dilelang

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Seorang nasabah berinisial L mengeluhkan proses pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Serua Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Pasalnya, pinjaman senilai Rp20 juta yang diajukan disebut menggunakan jaminan sertifikat rumah. Awalnya, L mengaku mengajukan pinjaman modal usaha sebesar Rp20 juta dengan mengagunkan sertifikat rumah miliknya. Pinjaman tersebut berjalan lancar hingga akhirnya […]

  • BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Jabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau lebih kering pada 2026. Bahkan, kondisi tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir. Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, menyebut sebanyak 93 persen wilayah di Jabar akan mengalami curah hujan […]

  • kantor samsat soekarno hatta, bandung

    SE Pajak Tanpa KTP Tak Berjalan, Pemprov Jabar Turunkan Tim Investigasi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membentuk tim investigasi untuk mengawasi pelaksanaan kebijakan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di seluruh Samsat. Tim tersebut melibatkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Langkah ini diambil setelah ditemukan masih ada layanan Samsat yang belum menjalankan kebijakan tersebut. Kebijakan penghapusan syarat KTP pemilik pertama tertuang […]

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman usai acara Musrenbang Jabar di Bandung. (dok: Kemenag Jabar)

    Kemenag Jabar Apresiasi Rencana KDM Bangun Aula Nikah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Kementerian Agama memberikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan membangun aula akad nikah di setiap kabupaten/kota. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA). Apresiasi disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, saat menghadiri Musrenbang RKPD di Bale Pakuan, Rabu (15/4/2026). […]

  • Tingkatkan Percaya Diri, PKK RW 16 Komplek Garuda Adakan Pelatihan MC

    Tingkatkan Percaya Diri, PKK RW 16 Komplek Garuda Adakan Pelatihan MC

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – PKK RW 16 Komplek Garuda Teluknaga menggelar pelatihan Master of Ceremony (MC) profesional sebagai upaya meningkatkan kemampuan public speaking masyarakat, Sabtu (9/5). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias peserta dari kalangan ibu-ibu PKK hingga generasi muda. Pelatihan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan komunikasi dan peningkatan rasa […]

  • Proyek Galian PT PITS di Tangsel Diprotes Warga, Rekomtek Belum Ada

    Proyek Galian PT PITS di Tangsel Diprotes Warga, Rekomtek Belum Ada

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pekerjaan galian tanah yang dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) di kawasan Pondok Pucung, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menuai keluhan warga. Proyek pemasangan instalasi saluran air tersebut dipersoalkan lantaran disebut belum mengantongi rekomendasi teknis (rekomtek) dari dinas terkait saat pekerjaan berlangsung, Senin (19/5/2026). Keluhan warga […]

expand_less