Headline
light_mode
Beranda » Headline » Dedi Mulyadi Soroti Dilema Pers, Jurnalis Takut Kehilangan Biaya Produksi

Dedi Mulyadi Soroti Dilema Pers, Jurnalis Takut Kehilangan Biaya Produksi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • print Cetak

Jabarin, Bandung –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti dilema yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media digital. Menurutnya, ancaman terhadap jurnalisme saat ini bukan hanya tekanan dari pihak tertentu, tetapi juga persoalan keberlangsungan produksi dan biaya operasional media.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM saat memberikan sambutan dalam acara Anugerah Dewan Pers 2026 di Hall Dewan Pers, Rabu (28/10/2026).

Dalam acara yang mengangkat tema “Kemerdekaan Pers, Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan Media” tersebut, Dedi menilai insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga etika profesi, kebenaran, dan keadilan.

Namun, menurutnya, kondisi industri media saat ini menghadirkan persoalan tersendiri bagi keberlangsungan jurnalisme.

“Dalam pandangan saya, insan pers hari ini bukan takut terhadap siapa pun, bukan takut terhadap apa pun. Yang ditakutkan adalah berhentinya produksi dan tidak adanya biaya produksi,” kata KDM.

Ia meyakini, setiap perubahan zaman akan menyeleksi pihak-pihak yang mampu bertahan. Menurutnya, media yang tetap menjaga independensi dan berani menyampaikan kebenaran akan mampu melewati berbagai tantangan.

Dedi juga menyoroti perbedaan antara kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di media sosial. Ia menilai kebebasan di media sosial kerap tidak diimbangi tanggung jawab dan etika sebagaimana yang melekat pada profesi jurnalis.

“Yang kedua, kebebasan yang tidak bertanggung jawab di era media sosial ini justru dipegang oleh warganet yang tidak terikat oleh etika apa pun. Dia tidak terikat oleh etika profesi, dia tidak terikat pada organisasi, dan dia tidak terikat oleh hukum,” paparnya.

Menurut Dedi, kondisi tersebut dapat memicu penyebaran stigma dan serangan terhadap individu melalui media sosial. Sementara itu, insan pers yang bekerja dengan prinsip dan tanggung jawab profesional justru menghadapi tekanan ekonomi.

Ia menilai situasi tersebut menjadi persoalan yang perlu dibenahi agar kebebasan berekspresi tidak justru merusak kualitas ruang publik.

“Ini yang menjadi ancaman kita, karena ke depan adalah lahirnya orang yang tidak beradab dan tidak memiliki peradaban,” ujarnya.

Dedi menambahkan, media sosial dan pers semestinya menjadi sarana untuk mendorong kemajuan bangsa, meningkatkan kecerdasan masyarakat, serta membangun tanggung jawab publik.

Menurutnya, kualitas demokrasi juga sangat bergantung pada kualitas masyarakat yang terlibat di dalamnya.

“Berdemokrasi akan melahirkan demokrasi yang sehat manakala diisi oleh orang-orang yang sehat pikirannya. Demokrasi akan mengalami kekacauan dan kehancuran manakala diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki kesehatan pikirannya,” tuturnya.

Selain itu, Dedi menyoroti fenomena penggunaan pers untuk kepentingan pribadi. Ia menilai praktik tersebut dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga media dan profesi jurnalistik.

“Terdegradasinya jurnalisme itu disebabkan berkeliarannya orang yang menggunakan pers sebagai bagian untuk kehidupan personal, bukan untuk kemajuan demokrasi dan kemanusiaan,” tegasnya.

Karena itu, Dedi mendorong Dewan Pers mengambil peran lebih besar dalam memperkuat profesionalisme dan menjaga martabat pers.

Ia berharap Dewan Pers dapat memelopori pengenalan media dan insan pers yang menjalankan tugas secara bertanggung jawab. Dengan begitu, pers kembali menjadi lembaga yang dihormati dan menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi juga memberikan santunan masing-masing sebesar Rp50 juta kepada keluarga jurnalis yang hingga kini belum ditemukan setelah bertugas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Foto PJS Ketua Wilayah LMND Banten melantik LMND Kabupaten Tangerang di Tangerang, Sabtu (11/4). (Dok: LMND Banten)

    LMND Perluas Basis di Tangerang, Bidik Isu Ketimpangan dan Politik Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – Organisasi mahasiswa Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mulai memperluas basis gerakan di Banten dengan membentuk kepengurusan di Kabupaten Tangerang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pengaruh politik mahasiswa di tingkat daerah. Pelantikan kepengurusan tersebut dilakukan oleh Pjs Ketua Wilayah LMND Banten, Ripan Ardiana. Ia menegaskan bahwa pembentukan struktur di daerah […]

  • Mahasiswa Magister Manajemen Unpam Dampingi UMKM Gunung Bunder Go Digital

    Mahasiswa Magister Manajemen Unpam Dampingi UMKM Gunung Bunder Go Digital

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Gunung Bunder 1, Kabupaten Bogor, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Gunung Bunder 1 itu mendapat sambutan antusias dari para pelaku UMKM […]

  • Pernah Bela Indonesia di Swedia, Atlet Sepak Bola Putri Tangsel yang Gagal Masuk SMA Negeri Kini Diadvokasi DPRD Banten

    Pernah Bela Indonesia di Swedia, Atlet Sepak Bola Putri Tangsel yang Gagal Masuk SMA Negeri Kini Diadvokasi DPRD Banten

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Serang – Kasus atlet sepak bola putri asal Kota Tangerang Selatan, Bunga Sekar Anjani, yang gagal diterima di SMA Negeri melalui jalur prestasi nonakademik mendapat perhatian DPRD Provinsi Banten. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat Komisi V DPRD Banten bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten pada Kamis (23/7/2026). Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi V DPRD […]

  • Catat! Pendaftaran SMP Negeri Tangsel Mulai 22 Juni, Kuota 9.976 Siswa

    Catat! Pendaftaran SMP Negeri Tangsel Mulai 22 Juni, Kuota 9.976 Siswa

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan 9.976 kursi bagi calon peserta didik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dindikbud Tangsel, Dedi, mengatakan kuota tersebut tersebar di 239 rombongan belajar (rombel) pada seluruh SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. […]

  • Komisi IV DPRD Tangsel Sidak TPST Abu & Co, Minta Penilaian Berdasarkan Kondisi Lapangan

    Komisi IV DPRD Tangsel Sidak TPST Abu & Co, Minta Penilaian Berdasarkan Kondisi Lapangan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Abu & Co di kawasan Serpong. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung aktivitas pengelolaan sampah sekaligus menindaklanjuti berbagai informasi yang berkembang terkait operasional dan perizinan fasilitas tersebut. Sidak diikuti anggota Komisi IV DPRD Tangsel Julham Firdaus […]

  • Foto rumah salah satu warga Kota Tangsel yang selesai dibedah oleh Pemkot Tangsel melalui Dinas Pekimta. (Dok: Istimewa)

    Program RUTLH 2026 Tercapai 100 Persen, 329 Rumah Warga Tangsel Kini Lebih Layak Huni

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) menuntaskan program perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 329 unit rumah berhasil diperbaiki dan tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Program bedah rumah ini menjadi salah satu upaya Pemkot […]

expand_less