Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Ratusan Warga Lippo Village Gelar Aksi Damai, Tuntut Kejelasan PSU hingga AJB

Ratusan Warga Lippo Village Gelar Aksi Damai, Tuntut Kejelasan PSU hingga AJB

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangerang – Ratusan warga Lippo Village Karawaci menggelar aksi damai di depan Menara Matahari, kantor pengembang Lippo Karawaci, Tangerang, Rabu (28/10/2026). Mereka menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian, mulai dari penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), kepastian Akta Jual Beli (AJB), hingga transparansi pengelolaan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPKL).

Mengenakan pakaian dominan putih dengan ikat kepala merah putih, warga menyampaikan aspirasi sekaligus meminta pengembang memberikan kepastian penyelesaian atas persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Aksi tersebut diikuti perwakilan warga dari Lippo Barat, Lippo Utara, Lippo Sentral, dan Park Serpong. Mereka juga mendorong pembentukan forum komunikasi tiga pihak atau tripartit yang melibatkan warga, pengembang, serta Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Koordinator perwakilan warga, Albert, mengatakan aksi tersebut merupakan puncak kekecewaan warga setelah berbagai jalur formal ditempuh untuk memperjuangkan tuntutan mereka.

“Kami telah menempuh berbagai mekanisme kelembagaan mulai dari komunikasi internal, Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tangerang dan DPRD Kabupaten Tangerang, hingga koordinasi dengan Dinas Perkimtan, PUPR, BPN, dan PTSP. Aksi damai hari ini adalah kelanjutan terbuka untuk meminta jadwal penyelesaian (roadmap) yang konkret dan transparan,” ujar Albert.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan lima tuntutan utama secara tertulis kepada manajemen pengembang. Mereka juga meminta adanya peta jalan penyelesaian atau roadmap yang memuat langkah konkret, jadwal, dan target penyelesaian setiap persoalan.

Tuntut Kejelasan Penyerahan PSU

Salah satu persoalan yang disoroti warga adalah belum adanya kepastian mengenai penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) kepada pemerintah daerah.

Warga menilai penyerahan PSU di kawasan tersebut belum memiliki kejelasan meskipun pengembangan kawasan telah berlangsung lebih dari 30 tahun. Mereka juga mempertanyakan status aset dan kondisi PSU yang seharusnya dapat diketahui secara transparan.

Menurut warga, ketidakjelasan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status pengelolaan maupun kemungkinan perubahan fungsi fasilitas yang ada.

Karena itu, mereka meminta pengembang memberikan penjelasan mengenai status PSU sekaligus kepastian proses penyerahannya kepada pemerintah daerah terkait.

Persoalkan AJB dan Sertifikat Kepemilikan

Selain PSU, warga menuntut penyelesaian Akta Jual Beli (AJB) dan kejelasan sertifikat kepemilikan tanah maupun bangunan.

Mereka mengaku masih menghadapi persoalan dokumen kepemilikan dan menyebut adanya penggunaan dokumen pemesanan unit sebagai pengganti dokumen yang mereka harapkan dapat memberikan kepastian transaksi.

Kondisi tersebut, menurut warga, menimbulkan ketidakpastian administrasi dan berpotensi membebani pemilik rumah yang ingin memindahkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank lain.

Warga meminta pengembang memberikan kejelasan mengenai status dokumen kepemilikan serta jadwal penyelesaian AJB dan sertifikat bagi pihak yang masih belum menerimanya.

Minta Transparansi Pengelolaan IPKL

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah pengelolaan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPKL), termasuk kewenangan pengelola dan keterlibatan warga dalam pengambilan kebijakan.

Warga mempertanyakan dasar kewenangan pengelola serta menilai kebijakan terkait IPKL belum dilakukan secara transparan dan partisipatif.

Mereka juga mempersoalkan kewajiban penggunaan jasa pengelola tertentu dan pembayaran iuran yang dinilai perlu memiliki dasar hukum serta mekanisme yang jelas.

Menurut warga, status kepemilikan yang telah dituangkan dalam AJB atau sertifikat perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan hubungan hukum antara pemilik properti, pengembang, dan pengelola lingkungan.

Atas persoalan tersebut, warga meminta transparansi mengenai dasar pengelolaan IPKL, rincian iuran, serta pelibatan warga dalam penyusunan kebijakan yang berdampak langsung terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

Dorong Forum Tripartit

Melalui aksi damai tersebut, warga berharap pengembang memberikan tanggapan konkret atas tuntutan yang disampaikan. Mereka juga mendorong pembentukan forum tripartit sebagai ruang komunikasi resmi untuk mempertemukan warga, pengembang, dan pemerintah daerah.

Forum tersebut diharapkan dapat membahas persoalan PSU, AJB dan sertifikat, serta pengelolaan IPKL secara terbuka dengan target penyelesaian yang terukur.

Aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat. Warga berharap tuntutan mereka segera ditindaklanjuti melalui roadmap tertulis dan pembentukan forum komunikasi tripartit.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak pengembang mengenai tuntutan yang disampaikan warga.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • UIN Jakarta Klaim SDIP-TKIP Aset Negara, Yayasan Tegaskan Tanah Milik Sendiri

    UIN Jakarta Klaim SDIP-TKIP Aset Negara, Yayasan Tegaskan Tanah Milik Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Sengketa antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta kembali memanas setelah kedua pihak saling melontarkan klaim terkait status pengelolaan SD Islam Pembangunan (SDIP) dan TK Islam Pembangunan (TKIP) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kuasa hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwani, menegaskan kedatangan rombongan UIN bersama unsur Kementerian Agama […]

  • Walikota Tangsel mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). (Foto: Ist)

    Wali Kota Tangsel Minta Pejabat Baru Langsung Kerja: Tak Ada Waktu Bernostalgia

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). Pelantikan tersebut digelar di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan pejabat yang baru dilantik harus segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan tugas […]

  • LMND Banten Desak Pimpinan Nasional Sikapi Kenaikan Pertamax dan Beban Ekonomi Rakyat

    LMND Banten Desak Pimpinan Nasional Sikapi Kenaikan Pertamax dan Beban Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Banten – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Banten mendesak pimpinan nasional organisasi segera mengambil sikap menyusul kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026. Ketua Eksekutif Wilayah LMND Banten, Ripan Ardiana, meminta Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Claudion Caniaga Sare, menginstruksikan seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat […]

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman usai acara Musrenbang Jabar di Bandung. (dok: Kemenag Jabar)

    Kemenag Jabar Apresiasi Rencana KDM Bangun Aula Nikah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Kementerian Agama memberikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan membangun aula akad nikah di setiap kabupaten/kota. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA). Apresiasi disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, saat menghadiri Musrenbang RKPD di Bale Pakuan, Rabu (15/4/2026). […]

  • Rumah Hanyut dan Rusak Berat, 46 Warga Cidadap Diajukan Terima Bantuan Sewa Rumah

    Rumah Hanyut dan Rusak Berat, 46 Warga Cidadap Diajukan Terima Bantuan Sewa Rumah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Sukabumi – Sebanyak 46 warga korban banjir bandang di Kampung Babakan Cisarua, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali diperjuangkan agar mendapatkan bantuan sosial berupa uang sewa atau kontrakan rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Upaya tersebut mengemuka dalam pertemuan Tim Penggerak Kebencanaan yang dipimpin Suherman dengan Bupati Sukabumi Asep Japar, Kamis (6/8/2026). Dalam […]

  • Jelang Porprov 2026, INKAI Tangsel Cari Bibit Juara Lewat Ujian Kenaikan Tingkat

    Jelang Porprov 2026, INKAI Tangsel Cari Bibit Juara Lewat Ujian Kenaikan Tingkat

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Institut Karate-do Indonesia (INKAI) Kota Tangerang Selatan menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Plaza Rakyat, Puspemkot Tangsel, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 270 karateka itu juga menjadi ajang pencarian bibit atlet berprestasi menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang hadir dalam kegiatan tersebut […]

expand_less