Headline
light_mode
Beranda » Headline » Dinilai Ahistoris, DPRD Jabar Yusuf Maulana Desak KDM Hentikan Karnaval Milangkala Tatar Sunda

Dinilai Ahistoris, DPRD Jabar Yusuf Maulana Desak KDM Hentikan Karnaval Milangkala Tatar Sunda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat Yusuf Maulana melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan Karnaval Milangkala Tatar Sunda dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat, Senin, 11 Mei 2026. Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Yusuf meminta pemerintah menghentikan rangkaian perayaan tersebut karena dinilai ahistoris dan tidak berpijak pada referensi sejarah yang utuh.

Interupsi itu disampaikan Yusuf saat menyampaikan pandangannya terkait agenda kebudayaan dan pendidikan di Jawa Barat. Ia mengaku khawatir cita-cita pemerintah dalam membangun kebudayaan Sunda justru disampaikan secara tidak utuh kepada masyarakat.

“Saya secara pribadi sangat meyakini bahwa cita-cita Pak Gubernur akan pendidikan dan kebudayaan memiliki cita-cita yang sangat luhur,” ujar Yusuf dalam rapat paripurna.

Foto Anggota Fraksi PKB DPRD Jabar Maulana Yusuf. (Dok: WestJavaToday)

Foto Anggota Fraksi PKB DPRD Jabar Maulana Yusuf. (Dok: WestJavaToday)

Namun, menurut dia, pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda yang berlangsung sejak 2 hingga 18 Mei 2026 tidak memiliki dasar sejarah yang jelas. Yusuf menilai rangkaian acara hanya bersandar pada penetapan tanggal 18 Mei 669 Masehi tanpa penjelasan akademis mengenai alasan pelaksanaan kegiatan selama 16 hari.

Ia juga menyoroti jalur kirab budaya yang dinilai tidak mencerminkan sejarah Sunda secara utuh karena hanya melewati sejumlah daerah di Jawa Barat.

“Ini sama saja dengan mengajarkan sejarah Sunda yang salah terhadap masyarakat Jawa Barat dan pemerintah wajib memperbaiki itu,” katanya.

Selain aspek sejarah, Yusuf turut mempertanyakan transparansi anggaran kegiatan. Ia menyinggung adanya perkiraan biaya miliaran rupiah untuk pelaksanaan acara di sejumlah daerah, sementara di sisi lain pemerintah menyebut kegiatan tersebut tidak menggunakan APBD.

“Pemerintah harus mempertanggungjawabkan secara transparan segala hal penggunaan anggaran yang dikeluarkan dari keringat masyarakat,” ucapnya.

Menurut Yusuf, pemerintah seharusnya lebih fokus pada persoalan masyarakat seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga pemulihan pascabencana. Ia pun meminta pemerintah menghentikan perayaan tersebut dan melibatkan para ahli sejarah Sunda untuk menyusun referensi sejarah yang lebih akademis.

“Maka hentikan pesta itu, pertanggungjawabkan apa yang telah terlaksana serta ganti dan perbaiki semuanya dengan mengumpulkan para ahli sejarah Sunda,” ujar Yusuf.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda melalui Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026. Penetapan itu menjadi dasar penyelenggaraan Milangkala Tatar Sunda yang digelar sepanjang 2–18 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan Kirab Budaya Tatar Sunda “Napak Tilas Padjadjaran” yang melintasi sejumlah wilayah di Jawa Barat dan melibatkan ribuan peserta.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut kegiatan itu bertujuan membangkitkan identitas budaya Sunda sekaligus memperkuat kesadaran sejarah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan kirab budaya tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi infrastruktur dan lingkungan di daerah yang dilalui rombongan kirab.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Pemprov Jabar Siap Bangun FK UIN Bandung, Mahasiswa Miskin Diminta Gratis

    Pemprov Jabar Siap Bangun FK UIN Bandung, Mahasiswa Miskin Diminta Gratis

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan siap mendukung pembangunan Fakultas Kedokteran (FK) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Namun, dukungan tersebut disertai syarat tegas: mahasiswa dari keluarga miskin di Jawa Barat harus bisa kuliah gratis. Pernyataan itu disampaikan Dedi saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Bandung, Rabu (8/4/2026). Ia […]

  • Diminta Klarifikasi Kasus KUR, Pejabat BRI Pamulang Kirim Pesan Soal Pencemaran Nama Baik

    Diminta Klarifikasi Kasus KUR, Pejabat BRI Pamulang Kirim Pesan Soal Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Upaya konfirmasi terkait dugaan persoalan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Serua, Ciputat, belum membuahkan penjelasan resmi dari pihak bank. Di tengah proses peliputan yang masih berlangsung, wartawan menerima pesan dari seorang pejabat BRI yang menyinggung kemungkinan adanya pemberitaan yang dianggap tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan pencemaran nama baik. […]

  • PBG Belum Terbit, Bangunan 3 Lantai di Lengkong Gudang Tetap Dibangun

    PBG Belum Terbit, Bangunan 3 Lantai di Lengkong Gudang Tetap Dibangun

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN, JABARIN – Pembangunan bangunan tiga lantai yang direncanakan menjadi bangunan komersial dengan sekitar 70 pintu kontrakan di Jalan Astek, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, masih berlangsung meski Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum terbit. Bangunan tersebut berada di Jalan Astek, RT 001/04, Lengkong Gudang, Serpong, atau hanya sekitar 15 meter dari Jalan Pahlawan […]

  • Bea Cukai Bongkar Modus Penyelundupan Rokok Ilegal di Penyeberangan Merak

    Bea Cukai Bongkar Modus Penyelundupan Rokok Ilegal di Penyeberangan Merak

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Bea Cukai berhasil menggagalkan peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal dalam dua penindakan terpisah di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni. Dari operasi tersebut, negara disebut berhasil menyelamatkan potensi kerugian hingga Rp7,9 miliar. Penindakan dilakukan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak pada Kamis, 11 Juni 2026. Total nilai barang yang diamankan […]

  • Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

    Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Hubungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sekolah swasta kembali memanas. Setelah polemik kebijakan rombongan belajar (rombel) 50 siswa pada 2025, kini Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang ditawarkan Pemprov Jabar dalam pelaksanaan SPMB 2026. Penolakan tersebut memunculkan kembali keluhan lama dari kalangan […]

  • GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

    GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam dugaan pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/9/2026). Ketua GMKI Cabang Tangerang Selatan, Ismail Tambunan, mengatakan peristiwa tersebut merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan jaminan kebebasan beragama dan beribadah sebagaimana diatur dalam konstitusi. […]

expand_less