Headline
light_mode
Beranda » Opini » Putusan MK Soal Anggaran MBG Disambut LMND, Pemerintah Diminta Pisahkan dari Dana Pendidikan

Putusan MK Soal Anggaran MBG Disambut LMND, Pemerintah Diminta Pisahkan dari Dana Pendidikan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

Jabarin, Jakarta – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons dari aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Aktivis LMND Ripan Ardiana menilai putusan tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga agar anggaran pendidikan tetap digunakan sesuai amanat konstitusi.

Polemik ini bermula dari pengaturan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 yang memasukkan program MBG dalam komponen pendanaan pendidikan. Ketentuan tersebut kemudian diuji melalui Perkara Nomor 40/PUU-XXIV/2026 di MK.

Dalam proses persidangan, para pemohon mempersoalkan masuknya pembiayaan MBG ke dalam anggaran pendidikan karena dinilai berpotensi mengurangi makna amanat konstitusi terkait kewajiban negara memenuhi alokasi minimal anggaran pendidikan.

Menanggapi putusan MK tersebut, Ripan Ardiana menyampaikan apresiasi kepada lembaga pengawal konstitusi itu. Menurutnya, putusan tersebut menunjukkan bahwa setiap kebijakan pemerintah tetap harus berjalan dalam koridor konstitusi.

“Mahkamah Konstitusi telah menjalankan perannya sebagai penjaga konstitusi. Putusan ini menjadi bukti bahwa konstitusi harus ditempatkan di atas segala kepentingan politik maupun kebijakan pemerintah,” ujar Ripan dalam keterangannya.

Ketua LMND Banten itu menyatakan, anggaran pendidikan bukan sekadar angka dalam APBN, melainkan instrumen penting untuk memastikan kualitas pendidikan nasional. Ia khawatir apabila anggaran pendidikan bercampur dengan pembiayaan program lain, maka dapat berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan sektor pendidikan.

“Anggaran pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang cerdas, kritis, inovatif, dan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju,” katanya.

Meski memberikan apresiasi terhadap putusan MK, Ripan menegaskan LMND tidak menolak keberadaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik, merupakan kebijakan yang memiliki tujuan baik.

Namun, ia meminta pemerintah memastikan MBG memiliki skema pendanaan yang jelas dan tidak mengambil porsi anggaran yang diperuntukkan bagi sektor pendidikan.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang baik dan patut didukung sepanjang dilaksanakan sesuai prinsip-prinsip konstitusi. Jangan sampai niat baik justru mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam persidangan uji materi tersebut, pemerintah dan DPR menyampaikan pandangan bahwa memasukkan MBG dalam komponen anggaran pendidikan memiliki keterkaitan karena penerima manfaat program tersebut salah satunya adalah peserta didik. DPR menilai pemenuhan gizi siswa berkaitan dengan tujuan pendidikan nasional.

Sementara itu, pihak yang mengajukan uji materi menilai pemenuhan hak atas gizi tidak boleh dilakukan dengan mengurangi hak konstitusional lain, khususnya hak atas pendidikan.

Ripan meminta pemerintah dan DPR menjadikan putusan MK sebagai pedoman dalam penyusunan kebijakan anggaran ke depan. Ia juga mendorong agar pembiayaan MBG dipisahkan dari anggaran pendidikan.

“Kami meminta DPR RI untuk mematuhi dan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi tanpa melakukan penafsiran yang menyimpang. Putusan MK bersifat final dan mengikat sehingga wajib dihormati oleh seluruh penyelenggara negara,” tuturnya.

Ia pun mengajak mahasiswa, akademisi, guru, dosen, serta masyarakat sipil untuk mengawal implementasi putusan tersebut.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara dan merupakan investasi terbesar bangsa. Jangan biarkan hak tersebut dikurangi oleh kebijakan yang bertentangan dengan konstitusi,” pungkas Ripan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Dosen dan Mahasiswa UNPAM Latih Pengurus Bank Sampah Sentosa Perkuat Komunikasi

    Dosen dan Mahasiswa UNPAM Latih Pengurus Bank Sampah Sentosa Perkuat Komunikasi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Komunitas Bank Sampah Sentosa di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang Selatan, Minggu (18/10/2026). Kegiatan bertema “Penguatan Komunikasi Pengurus Bank Sampah: Komunikasi Lingkungan untuk Membangun Partisipasi, Kepedulian, dan Keberlanjutan” tersebut bertujuan memperkuat kemampuan pengurus dalam mengedukasi masyarakat […]

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan dalam agenda Musrenbang Jabar 2027 di Bale Gede, Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4). (Tangkapan Layar YouTube Bapeda Jabar)

    KDM Usul Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Jalan Berbayar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Subang – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan penghapusan pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan sistem jalan berbayar atau pay per use bagi pengguna jalan di wilayah Jawa Barat. Wacana tersebut disampaikan sebagai bagian dari konsep pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai lebih modern, berkualitas, dan berkeadilan bagi masyarakat. Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat […]

  • Semarak HUT RI ke-81, RW 016 Komplek Garuda Teluknaga Gelar Donor Darah hingga Bazar UMKM

    Semarak HUT RI ke-81, RW 016 Komplek Garuda Teluknaga Gelar Donor Darah hingga Bazar UMKM

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGERANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan RW 016 Komplek Garuda, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berlangsung meriah. Tak hanya menghadirkan berbagai perlombaan khas Agustusan, warga juga menggelar kegiatan sosial dan ekonomi berupa donor darah, cek kesehatan gratis, hingga bazar UMKM. Kegiatan bertajuk Semarak HUT RI ke-81 tersebut menjadi ajang […]

  • Program Ketarunaan Sekolah Maung di SMKN 3 Bogor Dibatalkan

    Program Ketarunaan Sekolah Maung di SMKN 3 Bogor Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – SMKN 3 Bogor resmi membatalkan rencana penerapan konsep ketarunaan serta kegiatan outing class ke Kabupaten Kuningan yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada orang tua murid pada 17–18 Juni 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi manajemen sekolah yang diterbitkan pada Senin (29/6/2026). Pihak sekolah menjelaskan, program ketarunaan dan outing class semula dirancang sebagai […]

  • GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

    GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam dugaan pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/9/2026). Ketua GMKI Cabang Tangerang Selatan, Ismail Tambunan, mengatakan peristiwa tersebut merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan jaminan kebebasan beragama dan beribadah sebagaimana diatur dalam konstitusi. […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup dan sejumlah kepala daerah usai penandatanganan kesepakatan pengolahan sampah menjadi energi listrik di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).(Tangkapan layar Instagram Dedi Mulyadi)

    Pemprov Jabar Teken MoU Pembangunan PSEL di Bandung Barat dan Bogor

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana pembangunan dua Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL) di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bogor, Selasa (7/6/2026). Penandatanganan dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama delapan kepala daerah di Jawa Barat, serta disaksikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Dua lokasi yang direncanakan untuk […]

expand_less