Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Halaman Gedung Sate Diperluas, Lapangan Gasibu Jadi Satu Kawasan

Halaman Gedung Sate Diperluas, Lapangan Gasibu Jadi Satu Kawasan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

Bandung, Jabarin – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memperluas halaman Gedung Sate dengan mengintegrasikan Lapangan Gasibu menjadi satu kawasan terpadu. Proyek ini sekaligus akan mengubah struktur akses di sekitar Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, perluasan halaman Gedung Sate bertujuan menciptakan akses yang lebih tertata dan representatif sebagai pusat pemerintahan. Penataan ini juga mencakup rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

“Tujuannya agar akses halaman Gedung Sate terbangun dengan baik. Nanti sebagian Gasibu digunakan untuk jembatan di ujungnya, jadi lebih baik,” ujar Dedi, Rabu (15/4/2026).

Melalui integrasi ini, ketinggian area Lapangan Gasibu akan disesuaikan dengan halaman Gedung Sate. Dengan demikian, kedua kawasan akan terlihat menyatu sebagai satu ruang terbuka besar.

Selain aspek estetika, penataan ini juga diarahkan untuk mengatasi dampak kemacetan akibat aktivitas di kawasan tersebut, termasuk saat aksi unjuk rasa. Dedi memastikan, kegiatan penyampaian aspirasi tetap diperbolehkan tanpa mengganggu arus lalu lintas.

“Unjuk rasa boleh, tapi tidak mengganggu lalu lintas. Nantinya penataan membuat kawasan lebih tertib dan nyaman,” katanya.

Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan dalam agenda Musrenbang Jabar 2027 di Bale Gede, Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4). (Tangkapan Layar YouTube Bapeda Jabar)

Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan dalam agenda Musrenbang Jabar 2027 di Bale Gede, Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/4). (Tangkapan Layar YouTube Bappeda Jabar)

Dilansir dari MetroTvNews, Kepala Bagian Tata Usaha Biro Umum Setda Jabar, Winny Citra, menyebut penataan kawasan dijadwalkan berlangsung mulai 8 April hingga 6 Agustus 2026. Anggaran sebesar Rp15,82 miliar telah disiapkan untuk proyek tersebut.

Ia menjelaskan, penataan dilakukan dengan mengembalikan poros utama Gedung Sate–Jalan Diponegoro–Gasibu sebagai identitas pusat pemerintahan Jawa Barat. Kawasan ini juga dirancang menjadi ruang publik yang lebih inklusif dan ramah pejalan kaki.

Total area yang akan ditata mencapai 14.642 meter persegi, dengan panjang koridor antara 97 hingga 144,24 meter. Desain kawasan akan mengedepankan konsep ruang terbuka hijau serta representasi nilai budaya Jawa Barat.

Integrasi ini diharapkan memperkuat fungsi Gedung Sate sebagai pusat pemerintahan sekaligus ruang publik. Ke depan, halaman Gedung Sate tidak hanya digunakan untuk kegiatan administratif, tetapi juga berbagai aktivitas seremonial dan publik dalam satu kawasan terpadu.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Parung Ditata Jadi Pusat Ekonomi Baru, Pemkab Bogor Bidik Investasi Besar

    Parung Ditata Jadi Pusat Ekonomi Baru, Pemkab Bogor Bidik Investasi Besar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Pemkab Bogor mulai menata kawasan Parung sebagai calon pusat ekonomi baru di wilayah utara. Langkah ini ditandai dengan penataan Pasar Parung yang dirancang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pintu masuk investasi besar pada 2026–2027. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, penataan tidak sekadar soal menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Pemerintah daerah tengah membangun […]

  • Banner bertuliskan 'shut up kdm' terbentang di tribun Utara GBLA saat laga Persib vs Arema, Kamis malam. (Dok: Ist)

    Banner ‘Shut Up KDM’ di GBLA, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Isu Bonus Persib

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Aksi pembentangan banner bertuliskan “Shut Up KDM” di tribun utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat laga Persib Bandung kontra Arema FC, Jumat (24/4), memicu sorotan publik. Tulisan “KDM” diduga merujuk pada Dedi Mulyadi yang belakangan kerap disingkat demikian dalam percakapan publik. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak pembentang banner terkait […]

  • dok: polda jabar

    Lansia di Sukabumi Ditangkap, Diduga Cabuli Perempuan Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Sukabumi – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap seorang pria lanjut usia berinisial US (65). Ia diduga melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas di Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil sementara, perbuatan itu diduga baru terjadi satu kali. Peristiwa tersebut […]

  • Siapa Pengembang Aplikasi SPMB Jabar 2026? Anggaran dan Vendor Masih Jadi Tanda Tanya

    Siapa Pengembang Aplikasi SPMB Jabar 2026? Anggaran dan Vendor Masih Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Polemik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat (Jabar) 2026 belum mereda. Di tengah gelombang keluhan masyarakat terkait gangguan sistem, muncul pertanyaan baru yang mulai ramai diperbincangkan: siapa pihak yang mengembangkan aplikasi SPMB dan berapa anggaran yang digunakan untuk membangunnya? Sorotan publik menguat setelah Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) […]

  • Foto rumah salah satu warga Kota Tangsel yang selesai dibedah oleh Pemkot Tangsel melalui Dinas Pekimta. (Dok: Istimewa)

    Program RUTLH 2026 Tercapai 100 Persen, 329 Rumah Warga Tangsel Kini Lebih Layak Huni

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) menuntaskan program perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 329 unit rumah berhasil diperbaiki dan tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Program bedah rumah ini menjadi salah satu upaya Pemkot […]

expand_less