Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Driver Ojol Dibacok di Depan RS Al Islam, Keluarga Kini Berjuang Cari Biaya Operasi

Driver Ojol Dibacok di Depan RS Al Islam, Keluarga Kini Berjuang Cari Biaya Operasi

  • account_circle Redaksi Jabarin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Nasib nahas menimpa Suhendar, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di kawasan depan Rumah Sakit Al Islam Bandung, Minggu (31/5/2026) dini hari.

Ironisnya, saat kejadian Suhendar tengah menjaga ayahnya yang sedang menjalani perawatan di ruang ICU rumah sakit tersebut.

Istri korban, Erna Widaningsih, menuturkan suaminya keluar dari rumah sakit sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari makan setelah menemani sang ayah yang dirawat.

Namun saat berada di sekitar depan rumah sakit sambil memegang telepon genggam, Suhendar didatangi dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Suami saya lagi menjaga ayahnya yang dirawat di ICU. Malam itu keluar sebentar untuk cari makan. Tiba-tiba didatangi dua orang dan langsung dibacok,” ujar Erna kepada Jabarin, Minggu (31/5).

Berdasarkan keterangan keluarga dan laporan kepolisian, salah seorang pelaku turun dari motor dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, Suhendar mengalami luka serius di bagian leher, dahi, serta tangan.

Keluarga menyebut korban harus menjalani tindakan operasi pada bagian leher karena terdapat robekan yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

“Untuk saat ini yang menjadi pikiran kami adalah operasi dan biaya pengobatan. Suami saya harus segera ditangani,” kata Erna.

Erna juga menegaskan tidak ada barang milik korban yang dibawa kabur pelaku.

Telepon genggam yang saat itu berada di tangan korban masih ada dan tidak diambil oleh pelaku. Karena itu, keluarga hingga kini belum mengetahui motif di balik penyerangan tersebut.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Rancasari.

Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/40/V/2026/SPKT/POLSEK RANCASARI/POLRESTABES BDG/POLDA JABAR, polisi mencatat dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan belokan masuk RS Al Islam, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Saat ini keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan kejelasan mengenai motif penyerangan yang menyebabkan Suhendar mengalami luka berat.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga juga mengaku tengah berupaya mencari bantuan untuk biaya pengobatan dan operasi korban.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Jabarin masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.Untuk SEO Yoast Jabarin:

 

  • Penulis: Redaksi Jabarin

Rekomendasi

  • Foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat sidak di Samsat Soekarno-Hatta, Bandung. (Tangkapan layar)

    Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Kebijakan Pajak Belum Berjalan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung. Keputusan ini diambil setelah kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan belum berjalan di lapangan. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 6 April 2026. Wajib pajak kini tak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik kendaraan pertama saat membayar pajak tahunan. Sebagai […]

  • Cultivate Positivity and Mindfulness for a More Meaningful Daily Lifestyle

    Cultivate Positivity and Mindfulness for a More Meaningful Daily Lifestyle

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. Quaerat eveniet quisquam et quibusdam possimus. Aut occaecati dolor nihil. Eveniet quia ipsam dolorem accusantium ab at facere. Quam sapiente voluptas quo omnis ut explicabo eveniet.

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Septa Aditya Aslam (Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Politik Hukum dan Dinamika Digital & Praktisi Hukum) Rutinitas masyarakat hari ini nyaris selalu dimulai dari layar ponsel. Informasi datang lebih cepat dari sebelumnya, termasuk cerita tentang ketidakadilan. Dalam hitungan jam, sebuah video bisa menyebar luas, memicu kemarahan publik, […]

  • BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Jabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau lebih kering pada 2026. Bahkan, kondisi tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir. Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, menyebut sebanyak 93 persen wilayah di Jabar akan mengalami curah hujan […]

  • Ketegasan Mengejar “Pengusaha Dablek” dan Imperatif Kesejahteraan Penegak Hukum di Era Prabowo

    Ketegasan Mengejar “Pengusaha Dablek” dan Imperatif Kesejahteraan Penegak Hukum di Era Prabowo

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Opini Oleh: Septa Aditya Aslam S.H., M.H. (Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Politik Hukum dan Dinamika Digital & Praktisi Hukum) Ketika Prabowo Subianto secara terbuka memerintahkan Jaksa Agung untuk mengejar “pengusaha dablek”, publik menangkapnya sebagai sinyal kuat. Istilah yang lugas itu merujuk pada pengusaha nakal, dari pengemplang pajak […]

expand_less