Headline
light_mode
Beranda » Headline » 95,4 Persen Warga Jabar Puas dengan Kinerja Dedi Mulyadi, Ini Temuan LSI

95,4 Persen Warga Jabar Puas dengan Kinerja Dedi Mulyadi, Ini Temuan LSI

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

Jabarin, Bandung – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat Jawa Barat terhadap kinerja Gubernur Dedi Mulyadi atau KDM mencapai 95,4 persen setelah sekitar satu setengah tahun memimpin provinsi tersebut.

Hasil survei tersebut disampaikan Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam pemaparan survei evaluasi publik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bandung, Kamis (23/7/2026).

Dari total responden yang diwawancarai, sebanyak 39,3 persen menyatakan sangat puas dan 56,1 persen cukup puas terhadap kinerja Dedi Mulyadi. Sementara itu, responden yang menyatakan kurang puas tercatat 3,3 persen, tidak puas 0,5 persen, serta 0,8 persen menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

“Yang kita temukan adalah bahwa tingkat kepuasan masyarakat kepada gubernur itu berada di posisi 95,4 persen,” kata Djayadi.

Survei dilakukan pada 2 hingga 9 Juli 2026 dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara proporsional di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Faktor Program dan Figur

Menurut LSI, tingginya tingkat kepuasan publik dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan hingga program-program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih dari 60 persen responden menilai kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat berada dalam kategori baik hingga sangat baik. Selain itu, sektor infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan menjadi program yang cukup banyak mendapat apresiasi dari masyarakat.

LSI juga menyoroti faktor figur Dedi Mulyadi yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik. Popularitas yang hampir menyentuh 100 persen, gaya komunikasi yang dekat dengan masyarakat, serta aktivitas yang intens di media sosial disebut menjadi faktor pendukung tingginya tingkat kepuasan.

“Faktor figur dan faktor program memang menjadi dua aspek yang sangat menonjol,” ujar Djayadi.

Dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi di Jawa Barat, berbagai aktivitas dan program pemerintah yang disampaikan melalui media sosial dinilai turut memperkuat citra positif pemerintah daerah di mata masyarakat.

Kebijakan yang Banyak Menjadi Perhatian Publik

Tingginya tingkat kepuasan masyarakat ini muncul di tengah sejumlah kebijakan yang banyak menyita perhatian publik selama kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Sejak dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada Februari 2025, Dedi dikenal aktif turun langsung ke lapangan untuk menangani berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari penataan kawasan yang dianggap melanggar tata ruang, penanganan persoalan lingkungan, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai kebijakan di sektor pendidikan yang kerap menjadi perbincangan publik.

Gaya kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi langsung dengan warga juga menjadi ciri khas yang membedakannya dengan kepala daerah lain. Berbagai sidak dan penanganan keluhan masyarakat rutin dibagikan melalui media sosial dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Namun demikian, sejumlah kebijakan Pemprov Jawa Barat juga sempat memunculkan perdebatan. Di antaranya kebijakan pendidikan, penambahan kuota rombongan belajar di sekolah negeri, hingga program bantuan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri melalui skema kerja sama dengan sekolah swasta.

Meski menuai kritik dari sebagian pihak, berbagai kebijakan tersebut juga mendapat dukungan dari kelompok masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai upaya memperluas akses layanan publik.

Ekonomi Masih Menjadi Tantangan

Di balik tingginya tingkat kepuasan publik, LSI mencatat masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Sektor ekonomi menjadi salah satu tantangan yang masih dirasakan masyarakat. Selain itu, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap beberapa program spesifik Pemprov Jawa Barat juga masih tergolong rendah di sejumlah daerah.

Survei mencatat wilayah seperti Pangandaran, Tasikmalaya, dan Bandung Barat memiliki tingkat evaluasi yang relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi.

Karena itu, Djayadi menilai tantangan berikutnya bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah mempertahankan tingkat kepuasan publik sekaligus meningkatkan pemerataan pembangunan dan sosialisasi program hingga ke seluruh wilayah.

Survei LSI ini menjadi salah satu indikator terbaru mengenai penerimaan publik terhadap kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan dalam periode pemerintahan 2025–2030.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, Jumat (26/6/2026), terkait insiden yang terjadi pada 4 Juni 2026 lalu. Tim yang terdiri dari tujuh personel kepolisian melakukan identifikasi lokasi kejadian, mengumpulkan dokumentasi, serta meminta sejumlah keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan atas laporan yang […]

  • Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Kepolisian masih mendalami kasus tewasnya seorang bocah berusia sekitar 9 tahun yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu saat aktivitas perburuan babi hutan atau nganjingan di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). Dilansir dari Bogor24Jam, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju lokasi […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • UIN Jakarta Tegaskan Legalitas Yayasan, Sebut Peninjauan SDIP-TKIP Bagian dari Pengamanan Aset

    UIN Jakarta Tegaskan Legalitas Yayasan, Sebut Peninjauan SDIP-TKIP Bagian dari Pengamanan Aset

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan legalitas Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta dan Yayasan Perguruan Triguna Utama Syarif Hidayatullah dalam konferensi pers bertajuk “Legalitas Yayasan dan Pengamanan Aset Negara”, Jumat (5/6/2026). Dalam konferensi pers tersebut, UIN memaparkan sejumlah dokumen resmi dari Kementerian Hukum Republik Indonesia yang menjadi dasar pencatatan perubahan data kedua yayasan. […]

  • BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Jabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau lebih kering pada 2026. Bahkan, kondisi tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir. Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, menyebut sebanyak 93 persen wilayah di Jabar akan mengalami curah hujan […]

  • dok: polda jabar

    Lansia di Sukabumi Ditangkap, Diduga Cabuli Perempuan Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Sukabumi – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap seorang pria lanjut usia berinisial US (65). Ia diduga melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas di Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil sementara, perbuatan itu diduga baru terjadi satu kali. Peristiwa tersebut […]

expand_less