Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

GMKI Tangsel Desak Perlindungan Jemaat Usai Dugaan Pembubaran Ibadah di Sepatan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangerang – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam dugaan pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/9/2026).

Ketua GMKI Cabang Tangerang Selatan, Ismail Tambunan, mengatakan peristiwa tersebut merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan jaminan kebebasan beragama dan beribadah sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Menurut Ismail, apabila terdapat persoalan terkait administrasi, penggunaan tempat ibadah, maupun keberatan dari pihak tertentu, penyelesaiannya seharusnya ditempuh melalui mekanisme hukum dan dialog.

“Negara memiliki kewajiban untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan agama dan kepercayaannya dengan aman dan tanpa intimidasi,” kata Ismail dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu.

GMKI meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang dan aparat keamanan memastikan perlindungan terhadap jemaat serta menjamin hak warga negara untuk menjalankan ibadah. Organisasi mahasiswa tersebut juga mendorong aparat penegak hukum melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara objektif terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi.

Selain itu, GMKI meminta seluruh pihak menahan diri dan tidak mengambil tindakan di luar mekanisme hukum yang berlaku.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan jemaat GKPI, ibadah yang berlangsung di wilayah Sepatan pada Minggu pagi semula berjalan normal. Namun sekitar pukul 10.30 WIB, sejumlah orang disebut datang ke lokasi dan meminta kegiatan ibadah dihentikan.

Jemaat mengklaim peristiwa tersebut menyebabkan suasana ibadah menjadi tegang dan akhirnya kegiatan tidak dapat dilanjutkan hingga selesai. Mereka juga menyebut terdapat kerusakan pada bagian bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah.

GMKI menyatakan akan mengawal perkembangan kasus tersebut dan meminta pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan hukum dalam menjalankan hak konstitusionalnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian, pemerintah setempat maupun pihak lain yang disebut dalam kronologi kejadian. Jabarin masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait mengenai peristiwa tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Event Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Polemik, Pemkot Tegaskan Bukan Acara Resmi

    Event Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Polemik, Pemkot Tegaskan Bukan Acara Resmi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan– Polemik Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 belum berakhir meski medali finisher yang sempat dikeluhkan peserta akhirnya dibagikan. Event olahraga yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026), sebelumnya menuai keluhan dari sejumlah peserta. Keluhan mulai dari medali finisher yang belum tersedia saat acara berlangsung, perubahan […]

  • Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

    Dari Rombel 50 ke SPMB 2026, Mengapa Sekolah Swasta dan Pemprov Jabar Terus Bersitegang?

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Hubungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sekolah swasta kembali memanas. Setelah polemik kebijakan rombongan belajar (rombel) 50 siswa pada 2025, kini Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang ditawarkan Pemprov Jabar dalam pelaksanaan SPMB 2026. Penolakan tersebut memunculkan kembali keluhan lama dari kalangan […]

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Polemik SIP Pamulang, YSH Minta Prabowo Perintahkan Menag Turun Tangan

    Polemik SIP Pamulang, YSH Minta Prabowo Perintahkan Menag Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) Jakarta meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Agama turun tangan menyikapi polemik Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, Tangerang Selatan. Permintaan tersebut disampaikan Ketua YSH A. Ilham Aufa melalui pernyataan resmi pada Selasa (25/8/2026), setelah peristiwa yang disebut YSH sebagai pendudukan lingkungan TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam […]

  • Foto Gedung Sate, Bandung yang rencananya akan terhubung dengan halaman Gasibu. (dok: Jabarin/Psy)

    Halaman Gedung Sate Diperluas, Lapangan Gasibu Jadi Satu Kawasan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung, Jabarin – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memperluas halaman Gedung Sate dengan mengintegrasikan Lapangan Gasibu menjadi satu kawasan terpadu. Proyek ini sekaligus akan mengubah struktur akses di sekitar Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, perluasan halaman Gedung Sate bertujuan menciptakan akses yang lebih tertata dan representatif sebagai pusat pemerintahan. Penataan […]

  • Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Septa Aditya Aslam (Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Politik Hukum dan Dinamika Digital & Praktisi Hukum) Rutinitas masyarakat hari ini nyaris selalu dimulai dari layar ponsel. Informasi datang lebih cepat dari sebelumnya, termasuk cerita tentang ketidakadilan. Dalam hitungan jam, sebuah video bisa menyebar luas, memicu kemarahan publik, […]

expand_less