Eko Sopianto Kembali Pimpin Pujakesuma, Perkuat Konsolidasi Nasional
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- print Cetak

Jabarin, Jakarta – Musyawarah Besar (Mubes) VI Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatra (Pujakesuma) menetapkan Eko Sopianto sebagai Ketua Umum Pujakesuma periode 2026-2031. Eko kembali dipercaya memimpin organisasi secara aklamasi dalam forum yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Penetapan tersebut menjadi salah satu agenda utama Mubes VI yang dihadiri pengurus dan perwakilan Pujakesuma dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menetapkan kepemimpinan periode lima tahun ke depan, Mubes juga menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus penyusunan arah program Pujakesuma.
Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum, Eko Sopianto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai mandat tersebut merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat organisasi yang telah berdiri sejak 10 Oktober 1980.
“Kepercayaan ini adalah amanah bagi kita semua. Pujakesuma harus terus menjadi rumah besar yang mempersatukan warga, menjaga nilai-nilai budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, budaya, dan ekonomi,” ujar Eko.
Eko mengatakan kepengurusan periode 2026-2031 akan diarahkan pada penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan pemberdayaan warga, serta pengembangan potensi ekonomi dan sosial yang dimiliki keluarga besar Pujakesuma.
Saat ini, Pujakesuma telah memiliki kepengurusan dan perwakilan di 23 provinsi di Indonesia. Perkembangan tersebut menjadi modal organisasi untuk memperluas jaringan sekaligus memperkuat kontribusi Pujakesuma di berbagai daerah.
Mubes VI Pujakesuma turut dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto selaku Ketua Dewan Pembina Pujakesuma. Dalam arahannya, Agus mengajak jajaran pengurus dan warga Pujakesuma memperkuat komunikasi serta kolaborasi untuk mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Saya minta kepada seluruh pengurus dan warga Pujakesuma untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menyukseskan program-program Presiden, terutama di sektor ketahanan pangan,” kata Agus.
Agus juga menyampaikan peluang bagi warga Pujakesuma untuk mengambil bagian dalam rantai pasok kebutuhan bahan makanan bagi lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Menurutnya, potensi produksi warga di bidang pangan dapat dikembangkan menjadi bagian dari kerja sama yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain Agus, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak turut hadir dalam Mubes VI. Dahnil menekankan pentingnya Pujakesuma menjaga akar budaya Jawa, termasuk bahasa dan nilai-nilai kearifan lokal, meskipun warga Pujakesuma lahir dan berkembang di berbagai wilayah Sumatra dan daerah lainnya.
Menurut Dahnil, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan kontribusi masyarakat dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Bendahara Umum Panitia Mubes VI Pujakesuma, Joko Bagus mengatakan pelaksanaan Mubes menjadi bagian penting dalam memastikan kesinambungan organisasi, baik dari sisi kepemimpinan maupun program kerja.
“Melalui Mubes VI ini, kami ingin memastikan Pujakesuma terus bergerak dengan arah yang jelas. Penguatan persatuan warga, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, dan kontribusi sosial menjadi bagian yang perlu terus dikembangkan,” ujar Joko.
Menurut Joko, luasnya jaringan Pujakesuma di 23 provinsi juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kepengurusan baru untuk membangun koordinasi yang lebih kuat antardaerah.
Senada, Sekretaris Panitia Mubes VI Pujakesuma, Juson Josri Simbolon mengatakan proses Mubes berjalan dengan mengedepankan musyawarah dan konsolidasi antarpengurus serta perwakilan daerah.
“Terpilihnya kembali Eko Sopianto secara aklamasi menjadi bagian dari hasil musyawarah yang menunjukkan adanya kesepahaman dalam menentukan kepemimpinan Pujakesuma untuk periode 2026-2031,” kata Juson.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru sesuai kebutuhan warga Pujakesuma di berbagai daerah.
Dengan berakhirnya Mubes VI, kepengurusan Pujakesuma periode 2026-2031 selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi dengan fokus pada konsolidasi nasional, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan peran sosial Pujakesuma di tengah masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi
