Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Program RUTLH 2026 Tercapai 100 Persen, 329 Rumah Warga Tangsel Kini Lebih Layak Huni

Program RUTLH 2026 Tercapai 100 Persen, 329 Rumah Warga Tangsel Kini Lebih Layak Huni

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak

JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) menuntaskan program perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 329 unit rumah berhasil diperbaiki dan tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu upaya Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah dan masyarakat miskin agar dapat tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan sehat.

Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan, mengatakan seluruh target perbaikan rumah yang dialokasikan pada tahun 2026 telah terealisasi 100 persen. Pelaksanaan program dilakukan berdasarkan pengajuan warga yang telah melalui proses verifikasi serta penentuan skala prioritas.

“Program perbaikan RUTLH dilaksanakan berdasarkan hasil pengajuan, verifikasi, dan skala prioritas sesuai ketentuan yang berlaku. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan dan benar-benar membutuhkan perbaikan hunian,” ujar Aries.

Berdasarkan data Disperkimta, Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni 77 unit rumah. Disusul Kecamatan Serpong sebanyak 56 unit, Ciputat 49 unit, Pamulang 40 unit, Serpong Utara 38 unit, Ciputat Timur 37 unit, dan Setu 32 unit.

Aries menjelaskan, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan senilai Rp75 juta per unit. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk material bangunan serta jasa atau tenaga kerja untuk proses renovasi rumah.

“Dengan demikian, seluruh target 329 unit tahun 2026 telah terealisasi. Program ini memberikan bantuan senilai Rp75 juta untuk setiap unit yang diperuntukkan dalam bentuk bantuan bahan bangunan serta jasa atau tenaga kerja,” katanya.

Menurut Aries, penentuan penerima bantuan tidak hanya melihat kondisi fisik rumah yang rusak atau tidak layak huni. Pemerintah juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi calon penerima serta status kepemilikan maupun penguasaan lahan yang ditempati.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 110 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni.

Adapun syarat penerima bantuan di antaranya memiliki e-KTP atau berdomisili di Kota Tangerang Selatan, memiliki penghasilan di bawah upah minimum daerah atau merupakan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) maupun pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta menempati rumah tidak layak huni yang berdiri di atas tanah milik sendiri atau hak lainnya yang sah.

Selain itu, calon penerima juga tidak boleh memiliki aset lahan atau bangunan lain, belum pernah menerima bantuan serupa dari pemerintah maupun lembaga lainnya, serta mengajukan permohonan melalui RT atau RW setempat.

“Penerima bantuan juga diprioritaskan bagi warga yang sudah berkeluarga, berusia di atas 50 tahun, dan atau penyandang disabilitas yang tidak produktif,” jelas Aries.

Program RUTLH sendiri telah menjadi salah satu program berkelanjutan Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Data pemerintah menunjukkan program ini telah berjalan sejak 2017 dengan jumlah penerima manfaat yang terus bertambah setiap tahunnya.

Tercatat sebanyak 206 unit rumah diperbaiki pada 2017, 151 unit pada 2018, 205 unit pada 2019, 205 unit pada 2020, 198 unit pada 2021, 200 unit pada 2022, dan meningkat menjadi 345 unit pada 2023.

Pada tahun 2025, Pemkot Tangsel juga berhasil merealisasikan perbaikan 386 unit rumah tidak layak huni. Sementara pada 2026, jumlah unit yang diperbaiki sebanyak 329 rumah.

Meski jumlah penerima manfaat tahun ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, Pemkot Tangsel memastikan program tersebut akan terus dilanjutkan dan diupayakan meningkat seiring dukungan anggaran yang tersedia.

“Pemerintah daerah memastikan program perbaikan RUTLH akan terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini diharapkan menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat,” pungkas Aries.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Foto Ketua LMND Banten Ripan Ardiana. (Dok: Istimewa)

    Putusan MK Soal Anggaran MBG Disambut LMND, Pemerintah Diminta Pisahkan dari Dana Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Jakarta – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons dari aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Aktivis LMND Ripan Ardiana menilai putusan tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga agar anggaran pendidikan tetap digunakan sesuai amanat konstitusi. Polemik ini bermula dari pengaturan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 […]

  • Bangun Sinergi dengan Pemkot, UMT dan Dishub Kota Tangerang Gelar Laga Persahabatan

    Bangun Sinergi dengan Pemkot, UMT dan Dishub Kota Tangerang Gelar Laga Persahabatan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Kota Tangerang – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar laga persahabatan sepak bola bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang di Lapangan Sukun, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (5/8/2026). Pertandingan yang mempertemukan Tendik FC UMT dengan tim Dishub Kota Tangerang tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah melalui kegiatan olahraga. Selain sebagai […]

  • Pernah Bela Indonesia di Swedia, Atlet Sepak Bola Putri Tangsel yang Gagal Masuk SMA Negeri Kini Diadvokasi DPRD Banten

    Pernah Bela Indonesia di Swedia, Atlet Sepak Bola Putri Tangsel yang Gagal Masuk SMA Negeri Kini Diadvokasi DPRD Banten

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Serang – Kasus atlet sepak bola putri asal Kota Tangerang Selatan, Bunga Sekar Anjani, yang gagal diterima di SMA Negeri melalui jalur prestasi nonakademik mendapat perhatian DPRD Provinsi Banten. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat Komisi V DPRD Banten bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten pada Kamis (23/7/2026). Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi V DPRD […]

  • Diusulkan Jadi Komut, Susi Pudjiastuti Target Tekan Pinjol Lewat BJB

    Diusulkan Jadi Komut, Susi Pudjiastuti Target Tekan Pinjol Lewat BJB

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Susi Pudjiastuti menyoroti maraknya pinjaman online (pinjol) sebagai persoalan utama yang perlu dibenahi di Jawa Barat. Melalui perannya di Bank Jabar Banten (Bank bjb), ia ingin mendorong bank daerah hadir sebagai solusi pembiayaan yang lebih sehat bagi masyarakat. Menurut Susi, pasar pinjol di Jawa Barat sangat besar dan selama ini banyak dimanfaatkan […]

  • Inkubator CMORE Tangsel Dampingi 32 UMKM, Perkuat Bisnis hingga Akses Pasar

    Inkubator CMORE Tangsel Dampingi 32 UMKM, Perkuat Bisnis hingga Akses Pasar

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN – Sebanyak 32 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terpilih mengikuti Program Inkubasi Inkubator CMORE Kota Tangerang Selatan pada 2026. Program yang digagas melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini memberikan pembinaan bertahap untuk memperkuat pengelolaan bisnis, meningkatkan kualitas produk, hingga memperluas akses pasar. Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, Program […]

  • Kejati Lampung Tahan Arinal Djunaidi, Publik Diminta Waspadai Disinformasi

    Kejati Lampung Tahan Arinal Djunaidi, Publik Diminta Waspadai Disinformasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Mantan Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dalam kasus dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen di sektor migas. Penahanan dilakukan pada Selasa (28/4/2026), setelah Arinal ditetapkan sebagai tersangka dalam pengelolaan dana PI di Wilayah Kerja Offshore Southeast Sumatra (OSES) melalui BUMD PT Lampung Energi Berjaya. […]

expand_less