Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Dua Mobil Hilang Saat SIP Pamulang Diduduki? YSH Klaim Milik Yayasan, UIN Sebut Aset Negara

Dua Mobil Hilang Saat SIP Pamulang Diduduki? YSH Klaim Milik Yayasan, UIN Sebut Aset Negara

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • print Cetak

TANGERANG SELATAN, JABARIN – Polemik pengelolaan Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang kini merembet pada status dua kendaraan operasional yang menjadi sengketa antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

YSH menyebut dua unit mobil operasional yayasan hilang saat peristiwa pendudukan lingkungan SIP Pamulang yang terjadi pada Sabtu (22/8/2026) dini hari. Namun, UIN Jakarta membantah kendaraan tersebut merupakan aset yayasan dan menyatakan keduanya tercatat sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Kuasa hukum YSH, Ferdian Utama, mengatakan pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana ke Polres Tangerang Selatan terkait peristiwa yang terjadi di lingkungan SIP Pamulang.

Laporan tersebut, kata Ferdian, berkaitan dengan dugaan pencurian, pencurian dengan pemberatan, hingga dugaan memasuki pekarangan tanpa izin yang diduga terjadi saat sekelompok orang menguasai area sekolah.

“Kami menduga ada pihak yang memerintahkan atau menggerakkan massa yang datang ke lokasi saat itu. Dugaan tersebut kami serahkan untuk didalami lebih lanjut oleh penyidik,” kata Ferdian.

Menurut Ferdian, peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas pendidikan serta menimbulkan keresahan di kalangan orang tua murid.

Dua Mobil Jadi Objek Sengketa

Kuasa hukum YSH lainnya, Andrean Saefudin, menyebut salah satu kerugian yang dilaporkan adalah hilangnya dua kendaraan operasional yayasan.

Menurut Andrean, kendaraan tersebut merupakan dua unit Hyundai Stargazer dengan nomor polisi B 1939 WEQ dan B 1528 WEQ.

“Dua-duanya murni milik yayasan karena STNK dan BPKB atas nama yayasan,” ujar Andrean.

Ia mengungkapkan pihak yayasan memperkirakan total kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp400 juta.

Selain dua kendaraan, YSH juga mengklaim terjadi kerusakan sejumlah fasilitas sekolah.

Sebelumnya, pihak yayasan menyebut kelompok yang menduduki lingkungan SIP Pamulang memasang kawat berduri di area gerbang sekolah. Beberapa wali murid juga mengunggah foto dan video kondisi sekolah pasca-peristiwa tersebut, termasuk temuan kerusakan fasilitas dan kondisi ruang kelas yang menjadi sorotan di media sosial.

YSH juga menyebut sistem CCTV di lingkungan sekolah mengalami kerusakan saat rangkaian peristiwa tersebut terjadi.

UIN: Kendaraan Tercatat Sebagai BMN

Di sisi lain, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan dua kendaraan yang dipersoalkan tersebut bukan aset yayasan, melainkan tercatat sebagai aset negara.

Kuasa hukum UIN Jakarta, Alwanih, mengatakan dua unit Hyundai Stargazer tersebut masuk dalam administrasi aset UIN Jakarta sebagai Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama RI c.q. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Untuk kendaraan, aspek administrasinya lebih konkret karena terdapat pencatatan barang. Kalau kendaraan tersebut tercatat sebagai aset UIN Jakarta, maka penguasaan dan pengelolaannya harus mengikuti ketentuan pengelolaan barang milik negara,” kata Alwanih dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, pengamanan aset yang tercatat sebagai BMN tidak dapat disamakan dengan pengambilan aset milik pihak lain.

“Kalau secara administratif tercatat sebagai aset negara, maka harus diamankan. Negara tidak boleh membiarkan aset negara berada dalam penguasaan pihak lain tanpa dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Alwanih juga menyebut kedua kendaraan tersebut tercatat dalam administrasi aset UIN Jakarta dan menjadi bagian dari aset yang menurut pihak kampus wajib diamankan sesuai ketentuan pengelolaan barang milik negara.

Menunggu Pembuktian Hukum

Perbedaan klaim mengenai status dua kendaraan tersebut kini menjadi salah satu bagian dari sengketa yang lebih luas antara YSH dan UIN Jakarta terkait pengelolaan SIP Pamulang.

YSH berpendapat kendaraan tersebut merupakan aset yayasan dan menjadi bagian dari laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian. Sebaliknya, UIN Jakarta menyatakan kendaraan tersebut merupakan BMN yang berada dalam tanggung jawab negara.

Selain sengketa mengenai kendaraan, kedua pihak juga masih berbeda pandangan terkait status pengelolaan sekolah, aset, dan dasar hukum yang digunakan masing-masing pihak.

Hingga kini proses hukum terkait polemik SIP Pamulang masih berjalan, sementara kegiatan belajar mengajar di TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang telah kembali berlangsung.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Aktivis Mahasiswa Buddhis Soroti Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Minta Kesakralan Candi Dijaga

    Aktivis Mahasiswa Buddhis Soroti Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Minta Kesakralan Candi Dijaga

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – Ketua PC Hikmahbudi Tangerang Selatan, Trio Anggara, menyoroti penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur. Ia meminta pemerintah dan pengelola kawasan tetap mengedepankan nilai sejarah serta spiritualitas Borobudur dalam setiap kebijakan pemanfaatan kawasan tersebut. Menurut Trio, penyelenggaraan konser berskala internasional di kawasan candi tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi pariwisata, hiburan, […]

  • Belum Kantongi PBG, Bangunan Corebox yang Disebut Milik Jasa Marga Terancam Disegel

    Belum Kantongi PBG, Bangunan Corebox yang Disebut Milik Jasa Marga Terancam Disegel

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta penghentian sementara pembangunan sebuah bangunan yang disebut sebagai Corebox milik Jasa Marga di Jalan Letnan Sutopo, Serpong. Bangunan yang berdiri di salah satu koridor utama BSD itu menjadi perhatian setelah tim UPTD Pengawasan dan Pengendalian Bangunan Gedung DCKTR melakukan […]

  • Program Ketarunaan Sekolah Maung di SMKN 3 Bogor Dibatalkan

    Program Ketarunaan Sekolah Maung di SMKN 3 Bogor Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – SMKN 3 Bogor resmi membatalkan rencana penerapan konsep ketarunaan serta kegiatan outing class ke Kabupaten Kuningan yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada orang tua murid pada 17–18 Juni 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi manajemen sekolah yang diterbitkan pada Senin (29/6/2026). Pihak sekolah menjelaskan, program ketarunaan dan outing class semula dirancang sebagai […]

  • Siapa Pengembang Aplikasi SPMB Jabar 2026? Anggaran dan Vendor Masih Jadi Tanda Tanya

    Siapa Pengembang Aplikasi SPMB Jabar 2026? Anggaran dan Vendor Masih Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Polemik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat (Jabar) 2026 belum mereda. Di tengah gelombang keluhan masyarakat terkait gangguan sistem, muncul pertanyaan baru yang mulai ramai diperbincangkan: siapa pihak yang mengembangkan aplikasi SPMB dan berapa anggaran yang digunakan untuk membangunnya? Sorotan publik menguat setelah Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) […]

  • KDM Sebut Kebakaran 30 Hektare di Gunung Ciremai Relatif Terkendali

    KDM Sebut Kebakaran 30 Hektare di Gunung Ciremai Relatif Terkendali

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Kuningan – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, relatif berhasil dipadamkan setelah dua hari penanganan intensif. Pemadaman dilakukan melalui sejumlah upaya, termasuk pengerahan helikopter untuk melakukan water bombing di titik-titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Dedi, yang akrab disapa […]

  • Kejati Lampung Tahan Arinal Djunaidi, Publik Diminta Waspadai Disinformasi

    Kejati Lampung Tahan Arinal Djunaidi, Publik Diminta Waspadai Disinformasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Mantan Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dalam kasus dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen di sektor migas. Penahanan dilakukan pada Selasa (28/4/2026), setelah Arinal ditetapkan sebagai tersangka dalam pengelolaan dana PI di Wilayah Kerja Offshore Southeast Sumatra (OSES) melalui BUMD PT Lampung Energi Berjaya. […]

expand_less