Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » HMR Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

HMR Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

JABARIN, BOGOR – Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) menyatakan akan mengawal proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bogor yang saat ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Umum HMR, Muhamad Aang, mengatakan proses hukum yang berjalan perlu dilakukan secara transparan dan tuntas mengingat perkara tersebut berkaitan dengan pengelolaan keuangan publik dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami melihat ini bukan sekadar perkara hukum biasa. Ada uang publik, ada kewenangan pemerintahan, dan ada kepercayaan masyarakat yang dipertaruhkan. Karena itu, HMR akan mengawal perkara ini sampai tuntas dan transparan,” kata Aang dalam keterangannya.

Menurut Aang, organisasi yang dipimpinnya tidak ingin mendahului proses hukum maupun menghakimi pihak tertentu sebelum adanya pembuktian yang sah.

Ia menegaskan HMR tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, namun berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut dapat diungkap secara terbuka melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Kami menjunjung asas praduga tak bersalah. Tetapi asas praduga tak bersalah juga tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan penelusuran. Kalau alat bukti menunjukkan adanya keterkaitan pihak lain, maka harus ditelusuri dan diperiksa sesuai hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah meningkatkan penanganan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor ke tahap penyidikan. Dalam proses tersebut, penyidik juga telah menyita uang sekitar Rp1,5 miliar yang disebut berkaitan dengan dugaan pemotongan insentif atau upah pungut pegawai di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.

HMR menilai pengusutan perkara tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri mekanisme, aliran dana, serta pihak-pihak yang memiliki keterkaitan berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.

Selain itu, HMR turut menyoroti pendalaman yang dilakukan KPK terhadap dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk pengadaan smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP) di sektor pendidikan.

Menurut Aang, seluruh proses tersebut perlu dibuka secara terang melalui mekanisme hukum yang berlaku agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai penggunaan anggaran publik.

“Kami mendukung KPK bekerja dan mengusut perkara ini. Tetapi kami juga akan mengawasi prosesnya. KPK harus membuktikan bahwa hukum bekerja tanpa tebang pilih. Siapa pun yang berdasarkan alat bukti memiliki pertanggungjawaban hukum, harus diproses sesuai ketentuan,” katanya.

HMR juga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor bersikap kooperatif terhadap proses penegakan hukum yang sedang berlangsung dan tetap menjunjung prinsip keterbukaan informasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.

Aang menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan perkara tersebut sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Kepentingan HMR hanya satu, memastikan uang rakyat tidak disalahgunakan dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kami tidak akan melindungi siapa pun, tetapi kami juga tidak akan menuduh siapa pun tanpa dasar,” tegasnya.

Hingga saat ini, KPK masih melakukan proses penyidikan dan belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • DPRD Tangsel Desak Penanganan Air Bersih Serpong Lagoon, Warga Butuh Solusi Konkret

    DPRD Tangsel Desak Penanganan Air Bersih Serpong Lagoon, Warga Butuh Solusi Konkret

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN – DPRD Kota Tangerang Selatan mendorong penanganan serius atas keluhan warga Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu, terkait kualitas air bersih yang diduga berkaitan dengan gangguan kesehatan yang dialami puluhan keluarga. Dalam kurun waktu relatif singkat, sekitar 145 hingga 146 warga dilaporkan mengalami gejala muntah, diare, demam, dan sebagian gatal-gatal. Mayoritas warga yang terdampak […]

  • Musda Gema Kosgoro Tangsel Tetapkan Farid Maulana Putra sebagai Ketua Umum Terpilih

    Musda Gema Kosgoro Tangsel Tetapkan Farid Maulana Putra sebagai Ketua Umum Terpilih

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Kosgoro (Gema Kosgoro) Kota Tangerang Selatan menetapkan Farid Maulana Putra sebagai Ketua Umum terpilih untuk periode mendatang. Farid ditetapkan secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pemilik suara dalam forum Musda yang digelar di Tangerang Selatan. Musda dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan […]

  • Warga Resah Usai Plank Kemenkes Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel

    Warga Resah Usai Plank Kemenkes Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pemasangan plank yang menyatakan lahan milik Pemerintah Republik Indonesia cq Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di kawasan Perumahan Depkes, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, memicu pertanyaan dari warga yang telah lama menempati kawasan tersebut. Pada plank yang terpasang tertulis: “Tanah Ini Milik Pemerintah Republik Indonesia Cq Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dilarang […]

  • Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Rp40 Miliar

    Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Rp40 Miliar

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten memusnahkan 41.280.402 batang rokok ilegal hasil penindakan, Jumat (21/8/2026). Rokok ilegal yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) itu memiliki nilai mencapai Rp62,27 miliar dengan potensi kerugian negara dari sektor cukai sebesar Rp39,95 miliar. Kepala Kanwil DJBC Banten Ambang Priyonggo mengatakan, barang […]

  • Foto Gedung Asrama PKN STAN yang sudah penuhi standar Gedung Bangunan Hijau (GBH). DOK: PKN STAN

    Menuju Kota Berkelanjutan, Tangsel Dorong Pembangunan Gedung Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pertumbuhan pembangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berlangsung seiring berkembangnya kawasan hunian, perkantoran, hingga pusat bisnis. Agar pembangunan tetap sejalan dengan upaya menjaga lingkungan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendorong penerapan Bangunan Gedung Hijau (BGH), yakni konsep bangunan yang dirancang lebih hemat energi, hemat air, dan ramah lingkungan. Kepala Bidang Penataan […]

  • Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, Jumat (26/6/2026), terkait insiden yang terjadi pada 4 Juni 2026 lalu. Tim yang terdiri dari tujuh personel kepolisian melakukan identifikasi lokasi kejadian, mengumpulkan dokumentasi, serta meminta sejumlah keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan atas laporan yang […]

expand_less