Headline
light_mode
Beranda » Headline » BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

BMKG: 93 Persen Wilayah Jabar Alami Kemarau Lebih Kering pada 2026

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • print Cetak

Jabarin, Jabar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau lebih kering pada 2026. Bahkan, kondisi tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir.

Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, menyebut sebanyak 93 persen wilayah di Jabar akan mengalami curah hujan di bawah normal. Artinya, intensitas hujan selama kemarau diperkirakan lebih rendah dari biasanya.

Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Kota Bandung, Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Cirebon, hingga Kuningan. Sementara itu, hanya sekitar 7 persen wilayah yang diprediksi mengalami kondisi hujan normal.

Selain lebih kering, musim kemarau tahun ini juga diperkirakan berlangsung lebih panjang di 81 persen wilayah Jawa Barat. Beberapa daerah seperti Sukabumi, Karawang, Indramayu, dan Tasikmalaya diprediksi mengalami durasi kemarau lebih lama dari biasanya.

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026. Adapun puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus di sekitar 90 persen wilayah Jawa Barat.

Di sisi lain, Kota Bogor diperkirakan tetap mengalami hujan sepanjang tahun sehingga perbedaan musim tidak terlalu signifikan.

Menghadapi kondisi ini, BMKG mengingatkan potensi kekeringan dan krisis air bersih. Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan pemanfaatan waduk serta mempercepat pembangunan embung sebagai cadangan air.

“Antisipasi krisis air bersih dengan penyaluran air dan sumur bor darurat. Kita juga perlu hemat air,” ujar Vivi.

Di sektor pertanian, petani diimbau menyesuaikan pola tanam dan menggunakan varietas tahan kering. Selain itu, risiko kebakaran hutan dan lahan juga meningkat seiring panjangnya musim kemarau.

BMKG juga mengingatkan dampak terhadap kesehatan, seperti meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akibat asap. Masyarakat diminta menjaga kualitas sanitasi dan penggunaan air selama musim kemarau berlangsung.

 

Rekomendasi

  • Wagub Erwan Dukung Sophia Albeck Kenalkan Pariwisata Jabar ke Dunia

    Wagub Erwan Dukung Sophia Albeck Kenalkan Pariwisata Jabar ke Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Sophia Rebecca Albeck yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Tourism World 2026 di China, Agustus mendatang. Keikutsertaan ini dinilai bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari strategi promosi pariwisata Jawa Barat ke tingkat global. Erwan menyebut, ajang internasional tersebut menjadi peluang […]

  • Musyawarah pembentukan pengurus Mitra Cai Tarunajaya, Kabupaten Tasikmalaya menetapkan Agus Syarifudin sebagai ketua, Kamis (30/4). (Dok: Ist)

    Pimpin Mitra Cai Tarunajaya, Agus Syarifudin Siap Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tasikmalaya – Agus Syarifudin resmi terpilih sebagai Ketua Mitra Cai Desa Tarunajaya periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam musyawarah pembentukan kepengurusan yang digelar di kantor Desa Tarunajaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (30/4/2026). Pemilihan berlangsung dengan dukungan penuh dari kelompok tani, yang menilai Agus sebagai figur yang mampu menggerakkan pengelolaan air untuk kepentingan […]

  • Karut-Marut SPMB Jabar Berlanjut, Disdik Dilaporkan ke Ombudsman

    Karut-Marut SPMB Jabar Berlanjut, Disdik Dilaporkan ke Ombudsman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 memasuki babak baru. Sejumlah orang tua siswa yang tergabung dalam Persatuan Purnabakti Pendidikan Indonesia (P3I) Jawa Barat melaporkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat ke Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Laporan tersebut disampaikan pada Senin (15/6/2026) sebagai bentuk protes terhadap pelaksanaan Pemetaan Calon […]

  • Kejari Tangsel Setor Rp14,2 Miliar Uang Rampasan Negara dari Kasus Pinjol Ilegal

    Kejari Tangsel Setor Rp14,2 Miliar Uang Rampasan Negara dari Kasus Pinjol Ilegal

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan menyerahkan uang rampasan negara sebesar Rp14,26 miliar yang berasal dari perkara tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait operasional sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol). Uang sebesar Rp14.267.080.845,50 tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan […]

  • kantor samsat soekarno hatta, bandung

    Aduan Warga Viral, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung –  Gubernur Jawa Barat menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta setelah muncul laporan warga terkait pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Laporan tersebut mencuat melalui video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang warga mengaku masih diminta menunjukkan KTP asli pemilik kendaraan saat hendak membayar pajak tahunan. Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya […]

  • Dedi Mulyadi Minta Pendakian Gunung di Cianjur dan Bogor Ditunda

    Dedi Mulyadi Minta Pendakian Gunung di Cianjur dan Bogor Ditunda

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta pemerintah kabupaten/kota menunda sementara aktivitas pendakian gunung di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Cianjur dan Bogor. Permintaan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau dan ancaman El Nino. “Bupati Cianjur dan Bupati Bogor, serta daerah-daerah yang gunungnya […]

expand_less