Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Pinjam KUR Rp20 Juta Pakai Jaminan Sertifikat Rumah, Kini Terancam Dilelang

Pinjam KUR Rp20 Juta Pakai Jaminan Sertifikat Rumah, Kini Terancam Dilelang

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangsel – Seorang nasabah berinisial L mengeluhkan proses pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Serua Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Pasalnya, pinjaman senilai Rp20 juta yang diajukan disebut menggunakan jaminan sertifikat rumah.

Awalnya, L mengaku mengajukan pinjaman modal usaha sebesar Rp20 juta dengan mengagunkan sertifikat rumah miliknya. Pinjaman tersebut berjalan lancar hingga akhirnya lunas pada 2019.

Namun pada 2024, saat kembali membutuhkan modal usaha, L kembali menerima tawaran pinjaman dari pihak bank dengan nominal lebih besar, yakni Rp30 juta.

Seiring waktu, usaha yang dijalankannya disebut mengalami penurunan sehingga pembayaran kredit mulai tersendat. Dalam kondisi tersebut, keluarga menduga terdapat kejanggalan dalam proses pinjaman lanjutan yang dilakukan menggunakan agunan sertifikat yang sama.

Pihak keluarga menyebut sertifikat rumah dan tanah seluas 35 meter persegi milik L kini terancam dilelang pihak bank.

“Saya yang mewakili keluarga untuk menyelesaikan permasalahan ini. Setelah saya dengar penjelasan keluarga saya, seperti ada yang aneh dalam prosesnya,” ujar Yanti (40), kerabat nasabah, saat ditemui wartawan di Ciputat, Senin (19/5/2026).

Yanti mengaku heran karena pinjaman KUR yang dipahami seharusnya tidak menggunakan agunan tambahan untuk nominal di bawah Rp50 juta.

“Ini kan KUR ya, kok pakai jaminan sertifikat. Pinjamannya juga di bawah Rp50 juta. Yang aneh, pinjaman bertahap ini memakai jaminan yang sama atas nama berbeda,” katanya.

Ia juga menduga adanya tekanan tambahan terhadap keluarga nasabah. Menurutnya, motor milik saudaranya sempat diminta sebagai jaminan karena pembayaran kredit mengalami kemacetan.

“Sudah terlilit utang, motor saudara saya juga diminta sebagai jaminan. Saya punya buktinya,” ujarnya.

Atas persoalan tersebut, pihak keluarga berencana melaporkan kasus itu ke sejumlah lembaga, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), Kejaksaan, hingga Ombudsman.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Banten, Fadly Afriyadi, menyebut pinjaman KUR tidak diperbolehkan menggunakan jaminan tambahan.

“Enggak boleh. Harus segera dikembalikan. Kalau BRI tidak mau mengembalikan sertifikatnya, silakan laporkan ke Ombudsman,” ujar Fadly melalui sambungan WhatsApp, Minggu (18/5/2026).

Saat dikonfirmasi wartawan, pihak BRI Unit Serua Ciputat di Jalan Arya Putra belum memberikan keterangan resmi. Melalui petugas keamanan, pimpinan unit disebut sedang mengikuti pendidikan dalam waktu cukup lama. (Adt).

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Firmansyah

Rekomendasi

  • Baru Dipasang, Traffic Cone di Depan Stasiun Rawabuntu Akhirnya Dibongkar

    Baru Dipasang, Traffic Cone di Depan Stasiun Rawabuntu Akhirnya Dibongkar

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Traffic cone yang baru dipasang di kawasan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, akhirnya dibongkar setelah mendapat sorotan dari DPRD Kota Tangerang Selatan. Anggota Komisi IV DPRD Tangsel, Julham Firdaus, turun langsung ke lokasi di sekitar putaran arah depan Stasiun Rawabuntu pada Rabu (16/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, Julham meminta petugas membuka […]

  • Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Kepolisian masih mendalami kasus tewasnya seorang bocah berusia sekitar 9 tahun yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu saat aktivitas perburuan babi hutan atau nganjingan di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). Dilansir dari Bogor24Jam, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju lokasi […]

  • SMPN 2 Cikupa Gandeng Polsek Cikupa dan Alumni, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba

    SMPN 2 Cikupa Gandeng Polsek Cikupa dan Alumni, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang – SMPN 2 Cikupa menggandeng Polsek Cikupa dan alumni sekolah untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada para pelajar. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan sekolah pada Jumat, 12 Juni 2026. Sosialisasi menghadirkan Kanit Binmas Polsek Cikupa, Iptu Mahdi, SH, serta alumni SMPN 2 Cikupa angkatan 2016, Trio Anggara, SM, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti […]

  • Polemik SIP Pamulang, YSH Minta Prabowo Perintahkan Menag Turun Tangan

    Polemik SIP Pamulang, YSH Minta Prabowo Perintahkan Menag Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) Jakarta meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Agama turun tangan menyikapi polemik Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, Tangerang Selatan. Permintaan tersebut disampaikan Ketua YSH A. Ilham Aufa melalui pernyataan resmi pada Selasa (25/8/2026), setelah peristiwa yang disebut YSH sebagai pendudukan lingkungan TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam […]

  • Resah SDN Pakulonan 02 Digusur untuk Perluasan RSUD, Orangtua Siswa Datangi DPRD

    Resah SDN Pakulonan 02 Digusur untuk Perluasan RSUD, Orangtua Siswa Datangi DPRD

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Kekhawatiran orangtua siswa SDN Pakulonan 02 terkait kabar sekolah mereka akan terdampak perluasan RSUD Serpong Utara dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan bersama Gema Kosgoro dan perwakilan wali murid, Kamis (23/7). Usai RDPU, perwakilan orangtua siswa sekaligus ketua komite, Mia mengaku lega karena kabar […]

  • Catat! Pendaftaran SMP Negeri Tangsel Mulai 22 Juni, Kuota 9.976 Siswa

    Catat! Pendaftaran SMP Negeri Tangsel Mulai 22 Juni, Kuota 9.976 Siswa

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan 9.976 kursi bagi calon peserta didik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dindikbud Tangsel, Dedi, mengatakan kuota tersebut tersebar di 239 rombongan belajar (rombel) pada seluruh SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. […]

expand_less