Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Warga Resah Usai Plank Kemenkes Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel

Warga Resah Usai Plank Kemenkes Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangsel – Pemasangan plank yang menyatakan lahan milik Pemerintah Republik Indonesia cq Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di kawasan Perumahan Depkes, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, memicu pertanyaan dari warga yang telah lama menempati kawasan tersebut.

Pada plank yang terpasang tertulis: “Tanah Ini Milik Pemerintah Republik Indonesia Cq Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dilarang Memanfaatkan Tanah dan Bangunan. Ancaman Pidana Sesuai UU KUHP.” Plank tersebut juga mencantumkan nama unit kerja RSUP Fatmawati Jakarta.

Lurah Sawah Baru, Muslim, membenarkan adanya keberatan dari sebagian warga terkait pemasangan plank tersebut. Menurutnya, persoalan itu telah beberapa kali dibahas dalam pertemuan yang melibatkan warga, pihak terkait, serta unsur pemerintah setempat.

“Warga menolak dipasangin plank,” kata Muslim dikonfirmasi Selasa (7/9).

Ia menjelaskan, sebelum pemasangan dilakukan, pihak terkait sempat melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan kelurahan. Namun dalam sejumlah pertemuan, muncul perbedaan pandangan di antara warga mengenai persoalan tersebut.

Menurut Muslim, salah satu hal yang menjadi pertanyaan warga adalah status lahan dan dasar hukum klaim kepemilikan yang disampaikan melalui pemasangan plank.

Ia mengaku mengetahui kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai Perumahan Depkes. Namun terkait status aset, luas lahan, batas bidang tanah, hingga dokumen kepemilikan yang menjadi dasar klaim, dirinya belum memperoleh penjelasan secara rinci.

“Kalau memang untuk menjelaskan, silakan dibuka kalau memang mau diungkap,” ujarnya.

Persoalan ini juga berkaitan dengan sejarah penghuni kawasan yang sebagian merupakan eks pegawai RSUP Fatmawati. Berdasarkan informasi yang diterima kelurahan, warga telah menempati kawasan tersebut selama puluhan tahun setelah direlokasi dari lokasi sebelumnya.

Sementara itu, Ketua RT 08/RW 11 Sawah Baru mengatakan warga tidak bermaksud merebut atau menguasai aset negara. Menurutnya, warga hanya menginginkan kepastian mengenai status tanah yang mereka tempati.

“Kalau bicara tanah, harus jelas objek dan subjeknya. Warga hanya meminta kejelasan dasar hukum dan batas lahan yang diklaim,” ujarnya, Senin (6/9).

Ia menyebut kawasan tersebut dihuni sekitar 60 hingga 70 kepala keluarga yang sebagian besar merupakan eks pegawai RSUP Fatmawati dan keluarganya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan maupun RSUP Fatmawati terkait dasar pemasangan plank, status bidang tanah yang diklaim, serta rencana tindak lanjut terhadap kawasan tersebut.

Warga berharap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di kemudian hari.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • ilustrasi Apk Nyari Gawe, aplikasi untuk mencari kerja di Jawa Barat. (dok: Ist)

    Aplikasi Nyari Gawe Jabar Catat 374 Ribu Pencari Kerja, 493 Sudah Diterima

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Aplikasi Nyari Gawe semakin banyak digunakan masyarakat Jawa Barat sebagai sarana mencari pekerjaan. Hingga 10 April 2026, tercatat sebanyak 374.567 pencari kerja telah terdaftar di platform tersebut. Dari jumlah itu, total lamaran kerja yang masuk mencapai 518.213. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital untuk mengakses lowongan pekerjaan. Kepala […]

  • Siang Bolong Truk Kuasai Jalan Tekno, Dewan Julham Minta Kadishub Tangsel Tegur Perusahaan Armada

    Siang Bolong Truk Kuasai Jalan Tekno, Dewan Julham Minta Kadishub Tangsel Tegur Perusahaan Armada

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah truk besar yang parkir di kawasan Jalan Tekno, Serpong, Rabu (10/6/2026). Dalam sidak tersebut, Julham menemukan sejumlah kendaraan berat yang terparkir di bahu jalan pada siang hari. Kondisi itu dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna […]

  • Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Rp40 Miliar

    Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Rp40 Miliar

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, TANGSEL – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten memusnahkan 41.280.402 batang rokok ilegal hasil penindakan, Jumat (21/8/2026). Rokok ilegal yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) itu memiliki nilai mencapai Rp62,27 miliar dengan potensi kerugian negara dari sektor cukai sebesar Rp39,95 miliar. Kepala Kanwil DJBC Banten Ambang Priyonggo mengatakan, barang […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Foto Gedung Asrama PKN STAN yang sudah penuhi standar Gedung Bangunan Hijau (GBH). DOK: PKN STAN

    Menuju Kota Berkelanjutan, Tangsel Dorong Pembangunan Gedung Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN, TANGERANG SELATAN – Pertumbuhan pembangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berlangsung seiring berkembangnya kawasan hunian, perkantoran, hingga pusat bisnis. Agar pembangunan tetap sejalan dengan upaya menjaga lingkungan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendorong penerapan Bangunan Gedung Hijau (BGH), yakni konsep bangunan yang dirancang lebih hemat energi, hemat air, dan ramah lingkungan. Kepala Bidang Penataan […]

  • UT Lakukan PKM Kebencanaan di Nagari Guguak Malalo, Wali Nagari Apresiasi Program

    UT Lakukan PKM Kebencanaan di Nagari Guguak Malalo, Wali Nagari Apresiasi Program

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Universitas Terbuka (UT) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertema kebencanaan di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut. Program tersebut dipimpin oleh Evi Zakiyah dari Program Studi Kearsipan UT Pusat. […]

expand_less