Pemkot Tangsel Tata Jalan Rawa Buntu, Fokus Tingkatkan Kelancaran dan Keselamatan Lalu Lintas
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
- print Cetak

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) akan melakukan penataan lalu lintas di Jalan Rawa Buntu sebagai upaya meningkatkan kelancaran arus kendaraan sekaligus memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan.
Penataan tersebut dilakukan melalui pembangunan median jalan dan dua titik putar balik (U-turn) yang dirancang berdasarkan hasil kajian Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatulloh, mengatakan Jalan Rawa Buntu merupakan salah satu ruas strategis yang melayani mobilitas masyarakat dari kawasan permukiman, pusat komersial, hingga akses menuju Stasiun Rawa Buntu.
Tingginya volume kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, membuat kawasan tersebut membutuhkan penataan lalu lintas yang lebih terstruktur.
“Jalan Rawa Buntu merupakan ruas jalan strategis yang menghubungkan kawasan permukiman, komersial, dan akses menuju Stasiun Rawa Buntu. Tingginya volume kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore, serta banyaknya kendaraan yang berbalik arah secara sembarangan menjadi penyebab utama kemacetan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Ahmad Fatulloh dalam keterangannya, dikutip Selasa (6/10).
Dalam rencana penataan tersebut, SDABMBK akan membangun median jalan sepanjang sekitar 273 meter. Selain itu, dua U-turn akan disiapkan pada titik yang telah melalui kajian teknis, yakni di depan Bank Mandiri dengan lebar sekitar 25 meter dan di sekitar SPBU RM Payakumbuh dengan lebar sekitar 35 meter.

Menurut Ahmad, keberadaan median jalan dan titik putar balik yang lebih tertata diharapkan dapat mengurangi manuver kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Dengan adanya median dan U-turn yang tertata, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan diharapkan dapat semakin meningkat,” katanya.
Selama proses pembangunan berlangsung, akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa penyempitan sebagian ruas jalan pada titik pekerjaan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang dipasang dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila diperlukan.
SDABMBK memastikan pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar dampaknya dapat diminimalkan, terutama pada jam-jam sibuk. Kami juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar tidak terjadi kebingungan saat pengerjaan berlangsung,” jelas Ahmad.
Melalui penataan ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap arus lalu lintas di Jalan Rawa Buntu menjadi lebih tertib, aman, dan lancar, sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. (ADV)
- Penulis: Tim Redaksi
