Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Warga Keluhkan Sumur Kering, Pabrik Es Kristal di Buaran Bantah Gunakan Sumur Satelit

Warga Keluhkan Sumur Kering, Pabrik Es Kristal di Buaran Bantah Gunakan Sumur Satelit

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangsel – Sejumlah warga di Kampung Jati, RT 03 RW 05, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan sumur mereka yang mengalami penurunan debit hingga mengering dalam beberapa hari terakhir.

Keluhan tersebut diarahkan kepada aktivitas sebuah pabrik es kristal yang beroperasi di lingkungan permukiman warga.

Salah seorang warga mengaku sumurnya tidak lagi mengeluarkan air selama sekitar tiga hari terakhir. Selain itu, pompa air miliknya disebut lebih sering mengalami kerusakan sejak pabrik mulai beroperasi.

Warga menduga aktivitas pengambilan air tanah oleh pabrik menjadi salah satu penyebab berkurangnya ketersediaan air di lingkungan sekitar. Mereka bahkan menduga perusahaan menggunakan sistem yang dikenal sebagai “sumur satelit” dan beroperasi hampir sepanjang hari.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Jabarin mendatangi lokasi pabrik untuk melakukan konfirmasi.

Seorang karyawan yang memperkenalkan diri sebagai Dhani membantah tudingan bahwa perusahaan menggunakan sumur satelit. Menurutnya, sumber air yang digunakan berasal dari sumur bor biasa dengan sistem jet pump.

“Kami tidak menggunakan sumur satelit. Air yang dipakai berasal dari sumur bor dengan jet pump,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Dhani juga memperlihatkan area produksi es beserta jalur pipa pengambilan air yang berada di bagian belakang bangunan. Ia menyebut kedalaman sumur mencapai sekitar 60 meter.

Terkait legalitas usaha, Dhani mengatakan perusahaan telah mengurus perizinan. Namun saat ditanya mengenai status seluruh izin yang diperlukan, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci proses yang sedang berjalan.

“Setahu saya proses perizinan sudah lama diurus,” katanya.

Ketua RT Bantah Ada Sumur Satelit

Ketua RT 03 Kampung Jati, Murdih, mengatakan keberadaan pabrik sebelumnya telah disosialisasikan kepada warga sekitar. Sementara untuk urusan perizinan kepada pemerintah, menurutnya menjadi tanggung jawab pihak pemilik usaha.

Ia juga membantah informasi yang menyebut pabrik menggunakan sumur satelit.

“Informasi yang saya terima menggunakan jet pump biasa. Yang sering terdengar itu mesin produksi es, bukan mesin pengeboran,” kata Murdih.

Menurutnya, aktivitas produksi pabrik tidak selalu berlangsung selama 24 jam. Produksi biasanya menyesuaikan kebutuhan pasar dan cenderung meningkat saat musim kemarau.

Terkait keluhan sumur warga yang mengering, Murdih menilai kondisi tersebut tidak bisa langsung dikaitkan dengan keberadaan pabrik.

Ia menyebut setiap musim kemarau debit air tanah di wilayah tersebut memang kerap mengalami penurunan. Selain itu, pesatnya pembangunan perumahan di sekitar Buaran juga dinilai turut memengaruhi kebutuhan air tanah.

“Kalau musim panas memang debit air berkurang. Bukan hanya di sini, sekarang juga sudah banyak perumahan baru sehingga kebutuhan air semakin besar,” ujarnya, Selasa (22/7/2026).

Menurut Murdih, kedalaman sumur warga di wilayah tersebut umumnya berkisar antara 20 hingga 30 meter, tergantung kondisi lahan dan sumber air di masing-masing lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang terkait dugaan hubungan antara aktivitas pengambilan air tanah oleh pabrik dengan keluhan sumur warga yang mengering.

Jabarin masih berupaya meminta konfirmasi kepada pemilik usaha dan dinas terkait mengenai status perizinan pengambilan air tanah serta kemungkinan dilakukan kajian teknis untuk memastikan penyebab berkurangnya debit air di lingkungan tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    Polisi Amankan 20 Pemburu Usai Bocah Tewas Diduga Diserang Anjing Saat Nganjingan di Jasinga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Kepolisian masih mendalami kasus tewasnya seorang bocah berusia sekitar 9 tahun yang diduga menjadi korban serangan anjing pemburu saat aktivitas perburuan babi hutan atau nganjingan di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026). Dilansir dari Bogor24Jam, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju lokasi […]

  • kantor samsat soekarno hatta, bandung

    Aduan Warga Viral, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung –  Gubernur Jawa Barat menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta setelah muncul laporan warga terkait pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Laporan tersebut mencuat melalui video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang warga mengaku masih diminta menunjukkan KTP asli pemilik kendaraan saat hendak membayar pajak tahunan. Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya […]

  • Terima Somasi Pengosongan, Warga Cibulao Puncak Minta Kepastian Status Tempat Tinggal

    Terima Somasi Pengosongan, Warga Cibulao Puncak Minta Kepastian Status Tempat Tinggal

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JABARIN.ID, BOGOR – Warga Kampung Cibulao RT 02/06, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, meminta kepastian status tempat tinggal yang mereka huni setelah menerima surat somasi dari PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP). Persoalan tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar bersama aparat desa, kecamatan, kepolisian, dan TNI di Aula Desa Tugu Utara pada 1 […]

  • Dedi Mulyadi Dorong Biogas Jadi Alternatif LPG di Tengah Kenaikan Harga

    Dedi Mulyadi Dorong Biogas Jadi Alternatif LPG di Tengah Kenaikan Harga

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif LPG di tengah kenaikan harga elpiji nonsubsidi. Ia menilai kearifan lokal dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil. Menurut Dedi, biogas bisa dihasilkan dari pengolahan limbah organik seperti kotoran sapi. Sejumlah peternak di Kabupaten Bandung Barat bahkan telah […]

  • Walikota Tangsel mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). (Foto: Ist)

    Wali Kota Tangsel Minta Pejabat Baru Langsung Kerja: Tak Ada Waktu Bernostalgia

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIb di lingkungan Pemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026). Pelantikan tersebut digelar di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan pejabat yang baru dilantik harus segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan tugas […]

  • Wagub Erwan Dukung Sophia Albeck Kenalkan Pariwisata Jabar ke Dunia

    Wagub Erwan Dukung Sophia Albeck Kenalkan Pariwisata Jabar ke Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Sophia Rebecca Albeck yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Tourism World 2026 di China, Agustus mendatang. Keikutsertaan ini dinilai bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari strategi promosi pariwisata Jawa Barat ke tingkat global. Erwan menyebut, ajang internasional tersebut menjadi peluang […]

expand_less