Headline
light_mode
Beranda » Viral » Dedi Mulyadi Respons Santai Tantangan Wagub Kalbar: Tiap Daerah Punya Beban Berbeda

Dedi Mulyadi Respons Santai Tantangan Wagub Kalbar: Tiap Daerah Punya Beban Berbeda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

Jabarin, Subang – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons santai polemik perbandingan pembangunan infrastruktur antara Jawa Barat dan Kalimantan Barat yang viral di media sosial. Ia memilih meredam perdebatan dan menegaskan bahwa setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda.

Polemik ini mencuat setelah pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan yang menyinggung perbandingan pembangunan jalan. Bahkan, Krisantus sempat melontarkan tantangan terbuka terkait kemampuan membangun daerah dengan keterbatasan anggaran.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” ujar Krisantus dalam pernyataan yang beredar luas.

Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan dirinya tidak pernah berniat membandingkan pembangunan di Jawa Barat dengan daerah lain. Ia menilai narasi perbandingan justru berpotensi menyesatkan jika tidak melihat kondisi riil tiap wilayah.

“Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain,” kata Dedi dalam pernyataannya, Sabtu (11/4/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika capaian pembangunan di Jawa Barat dianggap menyinggung pihak lain. Menurutnya, pendekatan pembangunan harus dilihat dalam konteks masing-masing daerah.

Di balik polemik ini, perbedaan kapasitas fiskal dan luas wilayah menjadi faktor utama. Kalimantan Barat memiliki luas wilayah sekitar 171 ribu kilometer persegi, jauh lebih besar dibanding Jawa Barat yang sekitar 43 ribu kilometer persegi.

Dari sisi anggaran, perbedaan juga cukup signifikan. APBD Jawa Barat mencapai sekitar Rp31 triliun, sementara Kalimantan Barat berada di kisaran Rp6 triliun.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tantangan pembangunan tidak bisa disederhanakan hanya melalui perbandingan hasil. Dedi menegaskan bahwa setiap daerah menghadapi kompleksitas yang berbeda, baik dari sisi geografis maupun kemampuan fiskal.

“Buat Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya ucapkan terima kasih atas tantangannya. Kami memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri,” ujarnya.

Alih-alih memperpanjang polemik, Dedi mengajak semua pihak untuk fokus pada kerja nyata dan pelayanan publik. Ia menilai kolaborasi antar daerah lebih penting dibandingkan saling membandingkan capaian pembangunan.

“Semoga kita bisa bersama-sama terus melayani masyarakat dengan baik dan ke depan kemampuan fiskal daerah semakin meningkat,” kata Dedi.

Ia juga menyampaikan salam kepada masyarakat Kalimantan Barat serta mendoakan para pemimpin daerah agar mampu menjalankan tugas dengan baik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Pirmansyah

Rekomendasi

  • ilustrasi Apk Nyari Gawe, aplikasi untuk mencari kerja di Jawa Barat. (dok: Ist)

    Aplikasi Nyari Gawe Jabar Catat 374 Ribu Pencari Kerja, 493 Sudah Diterima

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Aplikasi Nyari Gawe semakin banyak digunakan masyarakat Jawa Barat sebagai sarana mencari pekerjaan. Hingga 10 April 2026, tercatat sebanyak 374.567 pencari kerja telah terdaftar di platform tersebut. Dari jumlah itu, total lamaran kerja yang masuk mencapai 518.213. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital untuk mengakses lowongan pekerjaan. Kepala […]

  • PC HIKMAHBUDHI Tangsel Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi yang Seret Nama Menhut Raja Juli Antoni

    PC HIKMAHBUDHI Tangsel Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi yang Seret Nama Menhut Raja Juli Antoni

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan -Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PC HIKMAHBUDHI) Kota Tangerang Selatan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut secara tuntas dugaan gratifikasi yang menyeret nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Organisasi mahasiswa tersebut menilai perkara tersebut menjadi ujian bagi KPK untuk membuktikan komitmennya dalam menegakkan hukum secara profesional, independen, transparan, dan tanpa tebang […]

  • Foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat sidak di Samsat Soekarno-Hatta, Bandung. (Tangkapan layar)

    Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Kebijakan Pajak Belum Berjalan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung. Keputusan ini diambil setelah kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan belum berjalan di lapangan. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 6 April 2026. Wajib pajak kini tak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik kendaraan pertama saat membayar pajak tahunan. Sebagai […]

  • PTUN Jakarta Batalkan KMA Integrasi Sekolah ke UIN Jakarta, Yayasan Desak Menteri Agama Cabut Aturan

    PTUN Jakarta Batalkan KMA Integrasi Sekolah ke UIN Jakarta, Yayasan Desak Menteri Agama Cabut Aturan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan Yayasan Ketilang Insan Mandiri terhadap Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1543 Tahun 2025 yang menjadi dasar integrasi sejumlah sekolah ke dalam pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Putusan tersebut dibacakan pada Kamis (16/7/2026) dalam perkara Nomor 9/G/2026/PTUN.JKT. Dalam amar putusannya, majelis […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Foto pelantikan Marhadi sebagai ketua dan pengurus kadin Tangsel, Senin (18/5).

    Marhadi Pimpin Kadin Tangsel 2025–2030, Fokus Perkuat UMKM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangsel – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2025–2030 resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang Selatan. Ketua Kadin Kota Tangerang Selatan terpilih, Marhadi, menegaskan pihaknya akan fokus memperkuat peran UMKM dan mendorong terciptanya iklim usaha […]

expand_less