Headline
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Inkubator CMORE Tangsel Dampingi 32 UMKM, Perkuat Bisnis dan Akses Pasar

Inkubator CMORE Tangsel Dampingi 32 UMKM, Perkuat Bisnis dan Akses Pasar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • print Cetak

TANGERANG SELATAN – Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemampuan mengelola keuangan, menyusun strategi pemasaran, memanfaatkan teknologi digital, hingga membangun jejaring bisnis turut menentukan keberlanjutan usaha.

Melihat kebutuhan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menghadirkan Program Inkubasi yang dijalankan Inkubator CMORE Kota Tangerang Selatan. Memasuki tahun kedua pada 2026, program ini memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu mengelola dan mengembangkan usaha secara lebih terarah.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 32 peserta atau tenant terpilih mendapatkan fasilitasi inkubasi dari 95 pendaftar. Proses seleksi dan kurasi dilakukan setelah pendaftaran dibuka pada April 2026 untuk menjaring pelaku usaha yang akan mengikuti rangkaian pembinaan.

Program dimulai dengan bootcamp pada Juni 2026. Dalam tahap ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai pola pikir kewirausahaan, pengembangan bisnis, kepemimpinan, pemetaan potensi pasar, serta pengembangan produk.

Pembinaan kemudian berlanjut melalui kegiatan coaching dan mentoring. Kedua metode ini dirancang untuk membantu tenant memahami aspek-aspek penting dalam menjalankan usaha sekaligus menyesuaikan strategi pengembangan dengan kebutuhan masing-masing bisnis.

Melalui kegiatan coaching yang digelar secara berkala setiap bulan, peserta mendapatkan materi dari akademisi dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang kewirausahaan dan pengembangan bisnis.

Sejumlah narasumber yang terlibat antara lain D. Wim Prihanto, dosen kewirausahaan Universitas Multimedia Nusantara (UMN); Wisono, Ketua INOBITZ; Aniek Sri Handayani dari Pusat Inovasi dan Inkubasi Bisnis (PI2B) Institut Teknologi Indonesia (ITI); serta Rendy Karezky, Kepala Inkubator Dumping Kampus Umar Usman.

Materi pembinaan mencakup digitalisasi UMKM, strategi bisnis dan pemasaran, pembukuan serta pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produksi, hingga penguatan merek atau branding.

Aspek-aspek tersebut menjadi bekal bagi pelaku usaha untuk membangun pengelolaan bisnis yang lebih tertata. Dengan pencatatan keuangan yang baik, misalnya, pelaku UMKM dapat lebih mudah memantau kondisi usaha. Sementara penguatan pemasaran dan branding dapat membantu produk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Selain coaching, tenant mengikuti mentoring secara berkelompok sebanyak dua kali dalam sebulan. Melalui pendampingan ini, peserta memperoleh ruang untuk membahas perkembangan usaha, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah pengembangan sesuai kondisi bisnis masing-masing.

Pendekatan tersebut membuat proses inkubasi tidak berhenti pada pemberian materi. Peserta juga didorong untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Perluas Akses Pasar dan Jejaring Bisnis

Selain memperkuat kemampuan pengelolaan usaha, Inkubator CMORE turut membuka peluang bagi tenant untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, para peserta diprioritaskan memperoleh kesempatan mengikuti bazar, pameran, dan kegiatan promosi yang difasilitasi pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk secara langsung, berinteraksi dengan konsumen, mempelajari respons pasar, serta membangun jejaring dengan pelaku usaha lainnya.

Tahap berikutnya adalah business matching dan penguatan akses pasar yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Agenda ini diarahkan untuk mempertemukan tenant dengan mitra potensial, baik untuk pengembangan pemasaran, perluasan jaringan bisnis, maupun akses pembiayaan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Inkubator CMORE mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, lembaga pembiayaan, mitra pasar, dan dunia usaha.

Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat membuka kesempatan bagi tenant untuk mengembangkan usaha melampaui pasar yang selama ini dijangkau. Di sisi lain, jejaring yang terbentuk juga berpotensi membantu pelaku UMKM memperoleh informasi dan peluang baru dalam menjalankan bisnis.

Melalui rangkaian program yang mencakup pembekalan, pendampingan, promosi, hingga perluasan jejaring, Inkubator CMORE menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang Selatan dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah.

Program ini diharapkan membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, menjaga kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan terus mendorong fasilitasi pengembangan UMKM agar pelaku usaha lokal memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi persaingan dan menangkap peluang pasar. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan dukungan jejaring usaha, UMKM diharapkan dapat tumbuh lebih kuat serta berkontribusi terhadap perekonomian daerah. (ADV)

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Rudy Susmanto Tekankan Peran Ide dalam Musrenbang RKPD 2027, Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Prioritas

    Rudy Susmanto Tekankan Peran Ide dalam Musrenbang RKPD 2027, Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa masa depan daerah ditentukan oleh kualitas ide dan gagasan yang disusun sejak hari ini. Hal itu disampaikannya saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah, Selasa (7/4/2026). Rudy meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya fokus pada program rutin. Ia menekankan pentingnya respons cepat dalam […]

  • Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    Polda Metro Dalami Laporan Insiden di SIP Pamulang, Keterangan Saksi Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, Jumat (26/6/2026), terkait insiden yang terjadi pada 4 Juni 2026 lalu. Tim yang terdiri dari tujuh personel kepolisian melakukan identifikasi lokasi kejadian, mengumpulkan dokumentasi, serta meminta sejumlah keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan atas laporan yang […]

  • Parung Ditata Jadi Pusat Ekonomi Baru, Pemkab Bogor Bidik Investasi Besar

    Parung Ditata Jadi Pusat Ekonomi Baru, Pemkab Bogor Bidik Investasi Besar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bogor – Pemkab Bogor mulai menata kawasan Parung sebagai calon pusat ekonomi baru di wilayah utara. Langkah ini ditandai dengan penataan Pasar Parung yang dirancang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pintu masuk investasi besar pada 2026–2027. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, penataan tidak sekadar soal menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Pemerintah daerah tengah membangun […]

  • Exploring the World of Culinary Delights: A Gourmet’s Journey

    Exploring the World of Culinary Delights: A Gourmet’s Journey

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Exercitationem impedit ipsum tempora quis. Recusandae possimus impedit sint consequatur enim soluta. Quibusdam sit repellendus nisi voluptate praesentium. Dolorem dolorem impedit nihil aliquid nihil voluptatem enim. Ducimus nulla minima laboriosam aut magnam eius suscipit. Magnam nesciunt recusandae a repellat voluptas voluptatem ut. Nihil nam enim aliquam atque sint sequi. Enim omnis explicabo qui illum sed. […]

  • Petugas membersihkan lokasi bekas pemusnahan rokok ilegal di kawasan BSD, Tangerang, Selasa (21/4)

    Bea Cukai Banten Musnahkan 26 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Rp34,8 Miliar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak memusnahkan jutaan batang rokok ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai. Pemusnahan simbolis digelar di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (21/4), sebelum dilanjutkan melalui metode co-processing di PT Solusi Bangun Indonesia. Total barang yang dimusnahkan terdiri dari […]

  • Kejari Tangsel Setor Rp14,2 Miliar Uang Rampasan Negara dari Kasus Pinjol Ilegal

    Kejari Tangsel Setor Rp14,2 Miliar Uang Rampasan Negara dari Kasus Pinjol Ilegal

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Tangerang Selatan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan menyerahkan uang rampasan negara sebesar Rp14,26 miliar yang berasal dari perkara tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait operasional sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol). Uang sebesar Rp14.267.080.845,50 tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan […]

expand_less