Headline
light_mode
Beranda » Budaya dan Sosial » Usai Disidak, Owner Pabrik Es Kristal Buaran Temui Warga dan Sepakati Sejumlah Solusi

Usai Disidak, Owner Pabrik Es Kristal Buaran Temui Warga dan Sepakati Sejumlah Solusi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

Jabarin, Tangerang Selatan – Pemilik pabrik pengolahan es kristal di Kampung Jati, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Herman, bertemu dengan warga terdampak keluhan kekeringan air, Kamis (23/7).

Pertemuan tersebut difasilitasi Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus, sebagai tindak lanjut dari sidak yang sebelumnya dilakukan ke pabrik tersebut usai warga mengeluhkan sumur mereka yang mengering.

Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan dibahas, mulai dari penggunaan air untuk kebutuhan produksi, kondisi sumur warga, hingga langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak kekeringan selama musim kemarau.

Salah satu warga, Yuni, menyampaikan permintaan agar pihak pabrik membantu menyediakan sumur bor baru untuk memenuhi kebutuhan air warga yang terdampak.

Menanggapi hal tersebut, Julham menyampaikan sejumlah rekomendasi. Di antaranya, pengaturan penggunaan air agar tidak mengganggu kebutuhan warga, memprioritaskan penggunaan air kiriman untuk kegiatan produksi, serta membantu penyediaan air bagi warga selama kondisi kemarau berlangsung.

“Ini musim kemarau, saya minta difasilitasi air bersih untuk lingkungan yang terdampak. Sampai nanti kita coba sepakati,” ujar Julham dalam pertemuan tersebut.

Anggota Fraksi Demokrat itu juga meminta agar penggunaan air pabrik diatur berdasarkan kebutuhan warga. Ia menyarankan penggunaan air dari pasokan luar pada waktu tertentu agar ketersediaan air bagi masyarakat tetap terjaga.

Selain persoalan air, Julham turut menyoroti aspek legalitas usaha dan perlindungan pekerja. Ia menyebut pihaknya menemukan adanya dokumen perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang tidak sesuai fungsi dan pabrik yang belum mengantongi SIPA (Surat Izin Pengusahaan Air Tanah).

Menurutnya, karena terdapat dokumen perizinan, langkah yang dilakukan bukan langsung penutupan usaha, melainkan memastikan adanya penyesuaian dan evaluasi apabila ditemukan hal yang tidak sesuai.

“Kalau izinnya ada, kita tidak boleh berdebat. Tinggal kita lihat ada hal yang perlu disesuaikan, terutama terkait alih fungsi dan pelaksanaannya,” kata Julham.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta pihak pabrik memperhatikan perlindungan pekerja, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta peningkatan kesejahteraan karyawan.

Owner pabrik es kristal, Herman, menerima sejumlah rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Sebelumnya, warga Kampung Jati, Buaran, mengeluhkan sumur mereka yang mengering dan menduga kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas penggunaan air tanah oleh pabrik es kristal yang berada di sekitar permukiman.

Warga menyebut kondisi kekeringan mulai rutin terjadi sejak pabrik beroperasi sekitar empat tahun terakhir.

Sementara itu, pihak pabrik sebelumnya membantah menggunakan sistem sumur satelit dan menyatakan sumber air produksi berasal dari air kiriman, sedangkan penggunaan sumur bor hanya menjadi bagian dari kebutuhan produksi.

Hingga kini, DPRD Tangsel meminta agar evaluasi dan komunikasi antara pihak pabrik dengan warga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Mahasiswi Jayabaya Jadi Korban Hoaks TikTok, Pemilik Akun Segera Dilaporkan

    Mahasiswi Jayabaya Jadi Korban Hoaks TikTok, Pemilik Akun Segera Dilaporkan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin – Seorang pemilik akun TikTok dengan nama pengguna @a***selingkuhhh akan segera dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait dugaan penyebaran konten yang merusak reputasi seorang mahasiswi Universitas Jayabaya berinisial MCS. Kuasa hukum MCS, Puji Astuti, menyatakan bahwa unggahan dalam akun tersebut diduga mengandung unsur pencemaran nama baik. Konten yang diunggah disebut menampilkan sejumlah […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup dan sejumlah kepala daerah usai penandatanganan kesepakatan pengolahan sampah menjadi energi listrik di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).(Tangkapan layar Instagram Dedi Mulyadi)

    Pemprov Jabar Teken MoU Pembangunan PSEL di Bandung Barat dan Bogor

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Jabarin
    • 0Komentar

    Jabarin, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana pembangunan dua Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL) di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bogor, Selasa (7/6/2026). Penandatanganan dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama delapan kepala daerah di Jawa Barat, serta disaksikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Dua lokasi yang direncanakan untuk […]

  • Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    Keadilan di Era Layar Sentuh: Dari “No Viral, No Justice” ke Tantangan Sistem Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Septa Aditya Aslam (Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Politik Hukum dan Dinamika Digital & Praktisi Hukum) Rutinitas masyarakat hari ini nyaris selalu dimulai dari layar ponsel. Informasi datang lebih cepat dari sebelumnya, termasuk cerita tentang ketidakadilan. Dalam hitungan jam, sebuah video bisa menyebar luas, memicu kemarahan publik, […]

  • Foto Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat mengikuti rangkaian kegiatan Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Cirebon, Minggu (10/5)

    Dinilai Ahistoris, DPRD Jabar Yusuf Maulana Desak KDM Hentikan Karnaval Milangkala Tatar Sunda

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat Yusuf Maulana melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan Karnaval Milangkala Tatar Sunda dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat, Senin, 11 Mei 2026. Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Yusuf meminta pemerintah menghentikan rangkaian perayaan tersebut karena dinilai ahistoris dan tidak berpijak pada referensi sejarah yang utuh. Interupsi itu […]

  • Karut-Marut SPMB Jabar Berlanjut, Disdik Dilaporkan ke Ombudsman

    Karut-Marut SPMB Jabar Berlanjut, Disdik Dilaporkan ke Ombudsman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Bandung – Polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 memasuki babak baru. Sejumlah orang tua siswa yang tergabung dalam Persatuan Purnabakti Pendidikan Indonesia (P3I) Jawa Barat melaporkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat ke Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Laporan tersebut disampaikan pada Senin (15/6/2026) sebagai bentuk protes terhadap pelaksanaan Pemetaan Calon […]

  • Seleksi Sekolah Maung Dibuka, Dedi Mulyadi Warning Praktik Titip-Menitip

    Seleksi Sekolah Maung Dibuka, Dedi Mulyadi Warning Praktik Titip-Menitip

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jabarin, Subang – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip dalam proses seleksi penerimaan siswa di Sekolah Maung atau sekolah unggul di Jawa Barat. Pernyataan itu disampaikan Dedi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Senin (25/5/2026), bertepatan dengan dimulainya pendaftaran calon siswa Sekolah Maung yang berlangsung hingga 29 Mei 2026. […]

expand_less